“Saya belum pernah merasakan pertandingan ini (kontra Leeds). Namun, riuhnya sangat terasa. Kami harus bermain bagus, tentu saja. Kami mencoba untuk memenangkan pertandingan itu,” ungkap Amorim yang dikutip dari resmi laman MU.
Absennya Amorim dalam derbi tersebut sebelumnya disebabkan Leeds masih berlaga di Liga Championship ketika ia mulai menangani MU pada pertengahan musim 2024/2025. Leeds baru kembali ke Liga Inggris pada musim 2025/2026.
Menjelang laga di Elland Road, Amorim menegaskan pentingnya persiapan maksimal, terutama dalam sesi latihan, untuk menghadapi tekanan besar dari tuan rumah.
Namun, kondisi tim menjadi perhatian tersendiri. Sejumlah pemain inti MU masih harus menepi akibat cedera, sehingga membuat kekuatan tim tidak berada dalam kondisi terbaik.
“Pemain-pemain yang cedera belum pulih. Akan tetapi, kami masih melihat situasi ke depan,” terangnya.
Saat ini, MU kehilangan lima pemain utama yakni Bruno Fernandes, Matthijs de Ligt, Kobbie Mainoo, Mason Mount, dan Harry Maguire. Selain itu, tiga pemain lain yakni Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui juga belum bisa memperkuat tim karena membela negara masing-masing di ajang Piala Afrika 2025.
“Saya pikir kami bermain lebih baik ketika skuat lengkap,” beber Amorin.
Di sisi lain, Leeds United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat tujuh laga tanpa kekalahan di Liga Inggris musim ini, terdiri dari lima hasil imbang dan dua kemenangan.
Amorim menilai tim asuhan Daniel Farke memiliki kecepatan serta variasi pemain yang berbahaya, terutama di lini depan.
Leeds disebut konsisten dengan sistem permainan mereka, bahkan ketika melakukan rotasi pemain. Meski demikian, Amorim menegaskan MU tetap memiliki mental untuk menang di situasi sulit.
“Akan tetapi, kami adalah tim yang dapat memenangkan pertandingan dalam situasi apa pun. Jadi kami akan mencoba melakukannya lagi,” pungkasnya. (*)
Editor: Erwin