Ketiganya dipanggil tim nasional masing-masing untuk persiapan Piala Bangsa-Bangsa Afrika (Afcon) 2025 yang akan dimulai pada 21 Desember mendatang.
“Saya tidak tahu apakah situasinya akan sama untuk setiap pemain. Itu tergantung pada pertandingan masing-masing tim nasional. Mereka punya rencana sendiri soal kapan ingin menggunakan para pemain,” ujar Amorim dikutip dari Antaranews, Minggu (14/12/2025).
Sesuai regulasi FIFA, klub diwajibkan melepas pemain ke tim nasional paling lambat pada Senin (15/12/2025) waktu setempat, atau tepat di hari pertandingan Manchester United melawan Bournemouth.
Kondisi ini membuat status Mbeumo (Kamerun), Amad Diallo (Pantai Gading), dan Mazraoui (Maroko) masih berada di wilayah abu-abu.
Amorim pun berharap komunikasi dengan federasi terkait bisa memberi kejelasan dalam waktu dekat. Ia menyebut masih berupaya membuka jalur dialog agar ketiga pemain tersebut bisa tetap memperkuat Setan Merah pada laga krusial tersebut.
“Kami masih terus berkomunikasi dengan tim nasional. Pertandingannya hari Senin, para pemain sudah ada di sini, mereka berlatih, dan kami berusaha menyiapkan semua skenario untuk mempersiapkan laga ini,” terangnya.
Di sisi lain, juru taktik asal Portugal itu juga tak menampik rasa frustrasi karena kemungkinan kehilangan tiga pilar timnya hingga satu bulan ke depan. Namun Amorim menegaskan Manchester United tetap memiliki kedalaman skuat untuk menghadapi situasi tersebut.
“Memang terasa frustrasi, tetapi tidak ada yang tahu siapa yang akan bermain. Namun kami memiliki pemain yang mampu menghadapi segala situasi. Dengan pekan yang cukup panjang, anda bisa melihat banyak hal dan mengerjakan berbagai aspek untuk mempersiapkan pertandingan,” ujarnya.
Piala Afrika 2025 akan berlangsung di Maroko hingga 18 Januari 2026. Jika dilepas penuh ke tim nasional, Mbeumo, Amad dan Mazraoui berpotensi absen hingga tujuh pertandingan Manchester United. (*)
Editor: Erwin