Setelah hasil imbang 3-3 di Premier League melawan Leeds akhir pekan lalu, Salah mengatakan dia disalahkan atas performa buruk Liverpool dan hubungannya dengan manajer Slot telah rusak.
Meskipun manajer Liverpool membantah hal itu dan mengatakan Salah masih bisa kembali, Mugharbel mengatakan klub-klub di Arab Saudi tertarik untuk merekrut pemain internasional Mesir tersebut.
"Mohamed Salah dipersilakan bergabung dengan Liga Saudi, tetapi klub-klublah yang bertanggung jawab untuk bernegosiasi dengan pemain," ujar Omar saat berbicara pada World Football Summit di Riyadh melansir dari laman bbc.com Kamis (11/10/2025) hari ini.
Ada laporan kalau Salah yang sejatinya sudah menandatangani perpanjangan kontrak bersama The Reds selama dua tahun pada April lalu bisa meninggalkan Anfield pada Januari 2026 mendatang.
Minat Arab Saudi terhadap Salah sudah lama diketahui, dengan tawaran £150 Juta, setara dengan Rp3,3 Triliun, dari Al-Ittihad ditolak oleh Liverpool pada September 2023, tetapi ini adalah pertama kalinya seorang pejabat liga berbicara secara terbuka tentang pemain tersebut sejak kabar rencana kepergian Salah menyeruak.
Hanya saja tidak semua klub Saudi tertarik mendatangkan Salah seperti yang disampaikan direktur tim Al-Kholood Ben Harburg yang bahkan menyarankan Vinicius Jr dari Real Madrid sebagai pilihan yang lebih baik.
"Sudah ada, bahkan di kalangan publik, kekhawatiran yang jauh lebih besar terkait kedatangannya ke liga ini," kata Harburg.
"Dia berusia 33 tahun, dia mendapat bayaran yang sangat besar [di Liverpool] dan telah tampil jauh di bawah ekspektasi sejak saat itu. Saya yakin beberapa orang menyukai daya tariknya sebagai bintang, dia berasal dari wilayah ini, tapi menurut saya dia tidak cocok untuk liga kita. Jika harus memilih antara dia dan Vinicius, saya akan memilih Vinicius,” ungkap Harburg.
Mantan kapten Liverpool Steven Gerrard, yang meninggalkan klub pada 2015 mengatakan Salah "sedikit emosional dan terburu-buru" dalam memberikan wawancara kontroversial akhir pekan tadi dimana dia merasa "dikorbankan" setelah dicadangkan.
"Dia jelas sangat kesal karena tidak bermain, itu wajar namun kalimat tentang 'menyalahkan orang lain' itu salah. Saya tahu seiring waktu, ketika semuanya tenang, Mo akan berkata “Saya tidak seharusnya mengatakan itu. Mungkin saya tidak seharusnya mengatakan itu. Saya sedikit emosional, saya sedikit terburu-buru”,” harap Gerrard.
Gerrard membandingkan situasi ini dengan mantan rekan setim Liverpool, Luis Suarez dan manajer Brendan Rodgers, yang berselisih pada 2013 ketika penyerang Uruguay itu mencoba memaksa pindah dari Anfield.
Suarez dipaksa berlatih sendirian tetapi kembali ke skuad dan bertahan satu musim lagi sebelum bergabung dengan Barcelona.
"Saya telah melihat ini dan mengalaminya bersama Suarez saat dia berselisih dengan Brendan secara langsung. Saya sendiri pernah mengalami hal itu," tambah Gerrard.
Sejak bergabung dari Roma pada 2017, Salah telah memainkan peran kunci dalam dua gelar Premier League Liverpool dan kemenangan Liga Champions 2019.
Namun, dia hanya mencetak empat gol dalam 13 pertandingan Premier League musim ini, dengan juara bertahan berada di peringkat ke-10 klasemen - tetapi hanya tiga poin di belakang Crystal Palace yang berada di peringkat keempat.
Liverpool akan menjamu Brighton akhir pekan ini di Anfield, dua hari sebelum Salah bergabung dengan Mesir untuk turnamen Piala Afrika (Afcon).
"Pada akhirnya, Liverpool Football Club membutuhkan Mo Salah kembali bermain baik, kembali mencetak gol, karena dia adalah pemain terbaik, pencetak gol terbaik, dan dia akan membantu mereka keluar dari situasi ini," ungkap Gerrard.
Editor: Aspian Nur