Pelatih tim nasional Curacao, Dick Advocaat, menegaskan bahwa motivasi para pemainnya tetap tinggi meski harus bersaing dengan negara-negara besar.
“Ini adalah pertama kalinya Curacao bermain di turnamen besar seperti ini. Tidak peduli tim mana yang kami hadapi, ini sangat menarik. Ini baik untuk pulau kami, baik untuk para pemain. Kami adalah tim yang bekerja sangat keras, tipe tim yang selalu sulit untuk dilawan. Kami sulit untuk dikalahkan,” ujar Advocaat, dikutip dari Antaranews, Minggu (7/12/2025).
Curacao tergabung di Grup G bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ghana.
Yordania pun menghadapi tantangan tak ringan di Grup J yang berisi Argentina, Aljazair, dan Austria. Namun pelatih Jamal Sellami menegaskan tekanan itu justru menjadi pemacu bagi timnya untuk tampil maksimal.
“Ini adalah awal dari fase baru bagi Yordania, untuk lebih sering hadir di Piala Dunia. Kesempatan bagi Yordania untuk menunjukkan talenta sepak bolanya kepada dunia,” ujarnya.
Uzbekistan juga mendapat grup berat, berada di Grup K bersama Portugal, Kolombia, dan satu wakil playoff antarkonfederasi. Pelatih Fabio Cannavaro meminta timnya menikmati setiap pertandingan meski sadar level lawan berada di atas mereka.
“Kami harus menikmati setiap pertandingan dan lihat apa yang terjadi. Kebanyakan pemain saya bermain di liga Timur Tengah, Turki dan Uzbekistan. Jadi kami memang harus meningkatkan banyak hal,” tuturnya.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 11 Juni 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko dengan total 48 negara peserta terbanyak sepanjang sejarah turnamen. (*)
Editor: Erwin