"Saya akan berusia 41 tahun dan saya pikir itu akan menjadi momen kunci dalam kompetisi besar ini," kata pesepakbola yang telah menjadi tokoh terkemuka di level elite selama seperempat abad itu.
Meskipun ia sangat menikmati masa kini, masa pensiunnya sudah dekat. "Saya menikmati momen ini, tetapi ketika saya mengatakan segera, saya maksudkan sangat segera karena saya telah memberikan segalanya untuk sepak bola. Mungkin akan terjadi dalam satu atau dua tahun," ungkapnya.
Rekor Ronaldo di sepak bola internasional sungguh luar biasa. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional dengan 143 gol dan menyandang kehormatan sebagai pemain pria pertama yang mencetak gol di lima turnamen Piala Dunia yang berbeda.
Ronaldo mengumpulkan rekor baik di level klub maupun internasional yang memungkinkannya tetap berada di puncak olahraga ini selama beberapa dekade. “
Saya telah berkecimpung di dunia ini selama 25 tahun terakhir. Saya telah melakukan segalanya. Saya memiliki banyak rekor di berbagai latar, di level klub maupun internasional. Saya sangat bangga, jadi mari kita nikmati momen ini, hiduplah di momen ini,” ujar penyerang klub Al Nassr tersebut.
Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada akan menjadi yang pertama dalam sejarah dengan 48 tim peserta, memperluas format tradisional dan menjanjikan kompetisi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Turnamen ini akan dimulai pada 11 Juni 2026 dan pengundian babak grup dijadwalkan pada 5 Desember di Kennedy Center di Washington, D.C. Konteks ini menambah dimensi khusus pada perpisahan Ronaldo, karena ia berusaha meninggalkan jejak yang tak terlupakan di panggung yang telah direnovasi dan penuh tantangan ini.
Secara pribadi, sang pesepakbola membahas makna pensiunnya dan pengaruh yang ia harapkan bagi keluarganya, terutama putranya Cristiano Jr yang saat ini bermain untuk timnas Portugal U-16.
CR7 mengungkapkan keinginannya agar putranya mencapai tujuannya sendiri, tanpa tekanan untuk menyamai atau melampaui warisannya. "Sebagai manusia, kita tidak ingin ada yang lebih baik dari kita. Tapi dalam kasus saya, jika anak-anak saya menjadi lebih baik dari saya, saya tidak akan pernah merasa iri kepada mereka, percayalah ," tegas Ronaldo yang menyiratkan kalau kebahagiaan dan perkembangan pribadi putranya lebih penting daripada perbandingan apa pun dalam olahraga.
Dimomen transisi ini, penyerang asal Portugal itu menegaskan komitmennya sebagai seorang ayah, yang bersedia mendampingi putranya di jalan mana pun yang dipilihnya, memberikan dukungan dan kebebasan baginya untuk menempa takdirnya sendiri.
Editor: Aspian Nur