Sang striker telah ditawarkan ke Napoli dan Inter. Agennya Pini Zahavi, menjalin hubungan baik dengan jajaran direksi klub-klub tersebut dan sedang menjajaki opsi bagi Neymar tersebut untuk kembali ke klub-klub elite sepak bola Eropa dan dengan demikian mendorong kembali dirinya ke tim nasional sesaat sebelum Piala Dunia dimulai.
Bakal kembalinya Neymar ke sepak bola Eropa, baik di Serie A maupun liga-liga top lainnya di benua itu, dipandang sebagai cara untuk menunjukkan relevansinya yang berkelanjutan. Pihak-pihak yang dekat dengan sang striker menganggap penting untuk menyepakati kontrak yang memberinya waktu bermain dan peran penting langsung guna meningkatkan peluangnya untuk dipanggil timnas.
Keinginan bintang Canarinha terkait dengan tujuan utama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF): memenangkan Piala Dunia keenam dan mengakhiri rekor tanpa gelar yang berlangsung sejak 2002.
Prioritas Neymar Jr adalah memulihkan kebugaran kompetitif di klub papan atas agar Carlo Ancelotti dapat mempertimbangkannya kembali untuk skuad Piala Dunia. Tujuan pribadi sang pemain adalah kembali ke Canarinha, sesuatu yang belum pernah dilakukannya sejak Oktober 2023, ketika ia mengalami cedera ligamen.
Sejak saat itu, sang penyerang belum mampu menunjukkan bakatnya secara maksimal di lapangan, baik di Arab Saudi maupun Brasil dan performanya mulai menurun, diperparah oleh kurangnya konsistensi akibat beberapa cedera otot. Sejauh ini, sang penyerang baru bermain dalam 23 pertandingan, mencetak enam gol dan tiga assist untuk Peixe, julukan klub Santos.
Carlo Ancelotti sendiri, yang mengambil alih posisi pelatih Brasil pada bulan Mei setelah periode kualifikasi yang sulit, mengakui potensi Neymar untuk berkontribusi bagi tim, meskipun ia menegaskan kondisi fisik akan menjadi faktor penentu kepulangannya.
"Neymar dapat bermain sebaik mungkin di tim ini tanpa masalah , " ujar pelatih asal Italia itu dalam konferensi pers terakhir sebelum pertandingan persahabatan melawan Jepang di Tokyo beberapa waktu lalu.
Rekor tim nasional Brasil dibawah asuhan Ancelotti menunjukkan soliditas pertahanan dan kemampuan menyerang yang luar biasa.
Sejak kedatangannya, tim Samba telah mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan, hanya kebobolan satu gol (penalti melawan Bolivia di El Alto) dan mencetak sembilan gol.
Pekan lalu di Seoul, Brasil mengalahkan Korea Selatan 5-0, mengandalkan formasi berani yang terdiri dari empat penyerang: Vinicius Jr., Rodrygo, Matheus Cunha dan pemain muda Estevao.
"Tim nasional Brasil ingin memainkan sepak bola indah, dan mereka bisa memainkannya, ya, tetapi itu tergantung pada apa yang Anda maksud dengan sepak bola indah," jelas Ancelotti.
Editor: Aspian Nur