Mbappe pun berhadap dengan kiper yang paling banyak menyelamatkan penalti melawan Real Madrid yaitu empat kali 4 di La Liga dalam lima tahun terakhir, Sergio Herrera.
Namun pemain timnas Perancis itu berhasil mengecoh dan menaklukkan sang kipe, membuat Mbappé menjadi pemain pertama yang mencetak gol untuk Real Madrid di musim 2025/26 ini yang melakoni debut dengan mengenakan jersey bernomor punggung 10.
Setelah babak pertama yang kurang bersemangat, Mbappé berhasil membongkar pertahanan Osasuna dengan inspirasinya sendiri dan mencetak gol pertamanya musim ini menghadapi lawan yang memainkan pertahanan rendah dan bermain dengan 10 orang dimenit akhir saat Abel Bretones mendapat kartu merah.
"Penting bagi kami untuk memulai dengan kemenangan di kandang. Kami tahu itu akan sulit. Osasuna punya rencana yang jelas untuk menunggu kami, dan mereka punya Budimir. Di babak pertama, kami tidak punya ruang, lalu di babak kedua, kami mencetak gol lebih awal, memiliki lebih banyak peluang, dan lebih menguasai bola. Kami berharap bisa mencetak gol kedua, tetapi itu tidak terjadi. Kami senang dengan kemenangan ini dan kami akan berusaha lebih keras," kata Mbappe pasca laga.
Mbappé mengakhiri musim lalu dengan 44 gol dan lima assist . Musim pertamanya sebagai pemain Real Madrid praktis tak terkalahkan secara individu, memenangkan Trofi El Pichichi dan Sepatu Emas.
Kehadirannya di Piala Dunia Antarklub dirusak oleh wabah virus yang membuatnya absen hingga babak 16 besar. "Ini nomor penting disini, begitu pula nomor 9. Yang terpenting adalah bermain di Bernabéu bersama Real Madrid. Cuacanya panas, tetapi senang bisa kembali di hadapan para penggemar. Ketika kami memasuki lapangan, kami selalu ingin bermain baik untuk para penggemar Real Madrid dan orang-orang yang menonton kami di kandang," sebutnya mengenai nomor 10 yang dikenakan pada laga itu.
Manajer Real Madrid Xabi Alonso mengakui harus ada yang ditingkatkan dari timnya. “Jalan masih panjang. Kami sedikit kurang segar, saya harus menganalisis berbagai hal untuk meningkatkan performa tim,” ujar Alonso.
"Osasuna memainkan gaya bermain dengan baik. Kami hanya punya sedikit waktu untuk memperbaiki hal ini. Kami sedang belajar, karena kami pasti akan memainkan lebih banyak pertandingan seperti ini dan terus melaju," imbuhnya
Mengenai debut pemain anyar Madrid Franco Mastantuono juga aksi Mbappe, Alonso mengaku senang. “Aku sangat menantikannya (Mastantuono). Soal Mbappe, anda bisa melihatnya sendiri bagaimana cara dia bermain. Saya tidak tahu apakah itu karena baju nomor 10, tetapi itu terlihat jelas," ungkapnya.
Sementara Pelatih Osasuna Alessio Lisci berharap kartu merah untuk Abel Bretones tak berbuntut panjang: "Semoga bukan sanksi berat. Bagi saya, itu bukan kartu merah. Masalah ini sudah dikesampingkan untuk pertandingan berikutnya. Saya mengharapkan sanksi yang sangat ringan,” ujar Lisci.
"Babak pertama tidak buruk, kami menyesuaikan diri selama jeda. Sayang sekali gol itu terjadi di masa transisi. Kami sudah memperbaiki keadaan. Ini pertandingan yang berbeda, kami akan melakukan sesuatu yang berbeda di pertandingan berikutnya,” tegas Lisci.
Real Madrid masih menduduki posisi 8 dengan tiga angka dari kemenangan ini sementara Osasuna berada diperingkat 16 klasemen. Puncak klasemen LaLiga Primera diduduki Barcelona yang pada laga pertama menang telak 0-3 dari Mallorca.
Editor: Aspian Nur