Soares mengungkapkan rahasia kebugaran tak hanya fisik tapi juga mental sang mega bintang yang saat ini membela klub Arab Saudi Al-Nassr itu yang sejatinya jarang diketahui banyak orang dan jadi sisi lain cara Ronaldo menjaga kebugaran serta performa dirinya di lapangan hijau.
Menghindari bermain telepon seluler jadi satu diantara cara yang dilakukan Ronaldo. Ketidakpercayaannya terhadap teknologi generasi kelima dan obsesinya dengan istirahat jadi kunci utama dan Cedric mengungkapkan hal itu saat wawancara dengan ESPN Brasil.
Melansir dari infobae.com, Cristiano Ronaldo mengaitkan jaringan 5G dengan dampak negatif pada kualitas tidurnya. Ronaldo yang juara Euro 2016 bersama Portugal tidak hanya menghindari memiliki ponsel di kamar tidurnya, tetapi juga meminta rekan satu timnya untuk melakukan hal yang sama.
"Di tim nasional, dia akan berkata “tidak boleh ada ponsel, ayo ke kamar untuk mengobrol sebentar, " kata Soares, yang berbagi ruang ganti dan kamar dengan Ronaldo selama Euro 2016 dan Piala Dunia 2018 di Rusia.
Mantan penyerang Manchester United, Real Madrid dan Juventus itu berpendapat keberadaan perangkat seluler dan paparan sinyal 5G dapat mengganggu istirahat malamnya, yang membuatnya lebih suka meninggalkan teleponnya di luar kamar tidur dan kadang-kadang bahkan mematikan atau memblokir sinyal seluler atau Wi-Fi untuk memastikan sejumlah jam tidur tertentu.
Perilaku ini yang mungkin tampak ekstrem bagi sebagian besar atlet atau penggemar, merupakan bagian dari disiplin khas Ronaldo yang saat ini berusia 40 tahun.
Kepeduliannya terhadap tidur merupakan bagian penting dari persiapannya. Ronaldo sendiri telah menyatakan dalam wawancara lain kalau dirinya mengikuti metode yang dikenal sebagai "tidur polifasik", yaitu tidur siang selama lima kali selama 90 menit sepanjang hari .
Strategi ini tidak berarti mengabaikan waktu tidur malam, melainkan membaginya ke dalam interval yang teratur, alih-alih tidur delapan jam berturut-turut yang biasanya direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Agar tetap relevan di usia 40 yang mana dia menandatangani kontrak dengan Al Nassr dari Arab Saudi hingga berusia 42 tahun dan baru saja memenangkan UEFA Nations League bersama tim nasionalnya, CR7 memberi penekanan khusus pada perawatan pribadi dan pelatihan.
Misalnya, Ronaldo selalu melengkapi rutinitas kebugarannya dengan pola makan yang sangat baik bahkan sampai memiliki koki pribadi.
"Tidak ada makanan mahal. Saya menggunakan makanan organik dan alami seperti ikan, ayam, daging sapi, telur, alpukat, minyak kelapa dan beras hitam ," ujar sang spesialis dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Inggris, The Mirror.
Dalam rencana diet kaya protein, makanan yang disiapkan antara lain makanan laut (udang dan gurita) sebagai bagian penting dari menu pilihan pemain serta daging tanpa lemak seperti daging sapi, bersama dengan biji-bijian utuh (nasi hitam) dan salad.
"Tentu saja, semua itu harus dibarengi dengan latihan keras. Tapi istirahat sama pentingnya dengan latihan dan nutrisi bahkan di sore hari dan makan di awal malam," ujar sang koki, yang mengungkapkan betapa pentingnya persiapan seorang atlet elite seperti Cristiano Ronaldo.
Editor: Aspian Nur