Media Spanyol melaporkan Tottenham sedang memantau ketat pemain internasional Brasil tersebut dan bahkan telah meminta izin kepada Real Madrid untuk berbicara dengannya.
Rodrygo yang berusia 24 tahun tahun, terikat kontrak di Real Madrid hingga Juni 2028 namun sejauh ini belum menyebutkan keinginannya untuk meninggalkan Bernabéu, tetapi waktu bermainnya di Piala Dunia Antarklub dengan Xabi Alonso di bangku cadangan telah berkurang.
Pada prinsipnya, uang bukanlah masalah. Tottenham akan menghemat gaji tertinggi mereka di skuad dengan kepergian Sonny, sapaan akrab Son Heung-min, yang menghasilkan lebih dari €11 juta per musim, setara dengan Rp220 Miliar.
Ini adalah ruang yang kini dapat mereka investasikan untuk merekrut seorang bintang dan yang telah mereka idamkan selama berbulan-bulan dan itu ada pada Rodrygo.
Pemain Brasil ini memiliki kesempatan bermain di sayap kiri, habitat alami Rodrygo kalau bergabung dengan Tottenham, sementara saat di Madrid ia harus bersaing dengan Vinicius Jr yang selalu jadi starter di setiap laga.
Kedatangan investor Amerika ke klub London tersebut telah memberikan dorongan bagi klub yang diketuai Daniel Levy. Begitu pula dengan peluang untuk berlaga di Liga Champions.
Namun Levy tidak gegabah dan sedang mengejar rencana untuk merekrut Rodrygo. Upaya Tottenham kini difokuskan untuk meyakinkan Bayern München dan mencapai kesepakatan dengan klub Jerman tersebut untuk Palhinha, atas permintaan eksklusif dari pelatih baru Thomas Frank. Setelah pemain Portugal itu direkrut, mereka akan mempertimbangkan apakah akan memberikan sentuhan akhir pada Rodrygo.
Di London, mereka masih ragu kesepakatan itu akan membuahkan hasil, terutama karena bayang-bayang panjang Liverpool. The Reds mengesampingkan " kesepakatan Rodrygo " setelah bursa transfer Alexander Isak, yang dicari di Anfield dan kemampuannya dianggap lebih mumpuni daripada Darwin Núñez.
Newcastle sendiri menolak tawaran awal untuk pemain Swedia tersebut, yang nilainya mencapai €140 Juta, setara dengan Rp2,6 Triliun. Sumber-sumber di Inggris mengindikasikan Liverpool tidak akan kembali merekrut sang striker selama sisa bursa transfer, meskipun telah memiliki kesepakatan pribadi, kontrak hingga 2031 dan gaji tertinggi ketiga, sehingga Rodrygo pun masih menunggu kepastian dari Liverpool.
Editor: Aspian Nur