Gelandang PSG Fabian Ruiz mencetak dua gol dalam penampilan dominan di babak pertama dimana ada dua kesalahan dari pemain belakang Los Blancos yang membuat wakil Perancis itu sudah unggul 2-0 hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.
Kontrol buruk Raul Asencio pada menit keenam memberikan bola kepada Ousmane Dembele dan meski upaya pertamanya diselamatkan oleh Thibaut Courtois bola pantul diambil oleh Ruiz yang mencetak gol ke gawang yang sudah kosong.
Kesalahan kedua saat tendangan bek Antonio Ruediger mencoba mengoper bola namun mampu diserobot Dembele yang langsung menerobos tanpa pengawalan ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat melewati Courtois menit ke-9.
Ruiz mencetak gol lagi pada menit ke-24 setelah Achraf Hakimi berlari disisi kanan dan Ruiz mengelabui bek Madrid Raul Asencio dengan gerakan palsu sebelum mencetak gol sempurna dari jarak dekat.
Pemain pengganti Goncalo Ramos melengkapi kemenangan telak PSG yang berstatus juara Liga Champions tiga menit sebelum pertandingan berakhir, menghukum tim Real Madrid yang lemah dan gagal menciptakan ancaman serangan.
“Ini adalah pertandingan yang luar biasa, kemenangan yang brilian,” kata Ruiz, pemain terbaik lag aini kepada DAZN.
"Bahkan dibawah panas terik, kondisi yang sangat sulit untuk bermain di tengah hari, tim merespons dengan sangat baik dan ini adalah prestasi yang patut dibanggakan. Kami bermain sempurna dan mengalahkan rival kelas atas seperti Real Madrid dengan cara yang hebat. Ini adalah pekerjaan yang baik,” tegasnya.
Taruhan taktis manajer Real Madrid, Xabi Alonso, berbalik menjadi bencana. Tanpa bek yang diskors Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold yang cedera, Alonso meninggalkan formasi lima bek yang telah berhasil di babak-babak sebelumnya dan kembali ke formasi empat bek dan nyatanya sangat tidak memadai melawan keunggulan serangan PSG.
“Dari awal, kekalahan 2-0 sudah cukup berat. Kami tahu tugas ini sangat sulit,” kata Alonso kepada DAZN.
"Saat ini, perasaan kami tidak terbaik, tapi kami harus belajar dari hari ini. Mereka adalah tim yang dibangun dalam dua tahun, sementara kami baru memulai di sini, jadi butuh waktu.
“Saat ini yang kami butuhkan adalah istirahat yang layak. Ini bukan awal tahun depan, ini hanya akhir musim ini. Setelah tiga pekan disini, saya pikir kami bisa mengambil hal positif,” ujarnya.
Mantan gelandang Real dan Liverpool ini menggantikan Carlo Ancelotti pada Mei 2025 lalu diakhir musim domestik yang mengecewakan di mana klub gagal memenangkan trofi.
“Ini kekalahan yang menyakitkan, kami harus akui, tetapi ini akan memberi tahu kami area yang perlu ditingkatkan,” ucapnya.
Pelatih PSG Luis Enrique memprediksi Ousmane Dembele akan memenangkan Ballon d’Or setelah penampilan gemilangnya dalam kemenangan melawan PSG.
“Untuk memenangkannya (Ballon d’Or, anda harus mencetak gol, memberikan assist dan membawa trofi untuk tim anda dan kalau ada satu pemain yang telah melakukan semua itu, dia adalah Ousmane Dembele. Menurut saya, dia jauh di atas pemain lain,” tegas Enrique.
Pertandingan ini menandai akhir yang sedih bagi karier gemilang gelandang senior Luka Modric selama 13 tahun bersama Real di mana ia memenangkan 28 trofi. Pemain Kroasia itu, yang masuk sebagai pengganti pada 26 menit terakhir, akan bergabung dengan AC Milan sebelum musim depan.
Editor: Aspian Nur