City meraih tiga kemenangan dari fase grup G sekaligus membuka peluang mereka untuk meraih gelar juara ajang ini. Sementara disisi lain, kekalahan besar membuat kerapuhan terlihat di lini pertahanan Juventus pada pertandingan yang berlangsung dalam cuaca yang sangat panas di Orlando.
Pertandingan ini sendiri menjadi awal bagi gelandang City Rodri untuk tampil sebagai starter sejak September karena cedera dan bermain selama 67 menit.
Dengan berada di puncak klasemen grup mereka, City kemungkinan akan terhindar dari pertandingan babak 16 besar melawan Real Madrid, yang akan menjuarai Grup H jika mereka mengalahkan RB Salzburg pagi ini.
Juve yang kemungkinan menghadapi sang juara Eropa 15 kali dari LaLiga Primera Spanyol itu yang diperkirakan akan kembali memainkan sang penyerang asal Perancis Kylian Mbappe, setelah sebelumnya mengalami sakit. Salzburg sendiri bersama Al-Hilal, yang akan menghadapi Pachuca yang telah tersingkir, tetap bersaing untuk lolos.
Pada pertandingan di Orlando, City unggul lebih dulu melalui Jeremy Doku menit 9 namun berhasil dibalas Juve lewat Teun Koopmeiners menit 11 memanfaatkan kesalahan dari kiper City Ederson.
City kembali unggul pada menit ke-26 dari gol bunuh diri Pierre Kalulu. Gol ketiga dicetak City babak kedua dari sontekan penyerang Erling Haaland menit 52. Phil Foden membuat hasil pertandingan tidak diragukan lagi jadi milik City setelah mencetak gol menit ke-69 dan dipastikan dari gol kelima Savinho menit 75. Gol Dusan Vlahovic enam menit jelang bubaran jadi tak berarti karena Bianconeri tetap tumbang 2-5 dari raksasa Premier League tersebut.
"Saya menyukai cara kami melakukannya. Sudah lama sekali kami tidak memiliki penampilan seperti ini, baik saat menguasai bola maupun tidak. Para pemain berkomitmen dan kami senang bisa mengalahkan tim papan atas,” ujar Josep Guardiola, pelatih City.
Hilangnya Rodri akibat cedera lutut serius di sebagian besar musim lalu adalah salah satu alasan utama kegagalan mereka untuk menyamai standar di masa lalu. Setelah menjuarai Premier League selama empat tahun sebelumnya, City gagal mempertahankan gelar dengan kuat dan tersingkir dari Liga Champions sebelum babak 16 besar.
Penampilannya di Orlando merupakan sebuah langkah penting dalam comeback-nya setelah tiga kali tampil sebagai pemain pengganti. "Cepat atau lambat Rodri harus menjadi starter. Saya berkata, ‘Oke, 45 menit’ tetapi saat jeda babak pertama dia mengatakan dia ingin lima sampai 10 menit lagi. Permainan berjalan dengan terkendali,” ungkapnya.
"Manchester City adalah tim dengan level yang sangat tinggi. Sangat sulit untuk bermain melawan mereka. Kami kesulitan dan kami harus menerimanya," sebut pelatih Juventus Igor Tudor.
Pada pertandingan lain di Grup G ini, klub dari Uni Emirat Arab yang bermain di UEA Pro League, Al Ain, menang 2-1 dari wakil Maroko, Wydad yang mana kedua tim sejatinya sudah tersingkir dari persaingan untuk lolos ke 16 Besar. Kedua tim memasuki pertandingan terakhir grup tanpa kemenangan di Grup G, yang didominasi oleh Juventus dan Manchester City.
Pelatih Wydad, Mohamed Amine Benhachem, hadir dalam pertandingan dengan menggunakan kruk setelah mengalami kecelakaan lalu lintas bersama dokter tim di awal pekan lalu.
Wydad mencetak gol menit keempat lewat Cassius Mailula Mailula saat ini dipinjamkan ke Wydad dari Toronto FC di Major League Soccer. Kodjo Laba mengonversi tendangan penalti sebelum turun minum untuk menyamakan kedudukan bagi Al Ain. Al Ain memimpin pada menit ke-50 ketika pemain internasional Paraguay, Kaku, mencetak gol ke pojok kanan atas. Bek tengah Wydad, Jamal Harkass, mengalami cedera menjelang gol tersebut dan harus ditandu keluar lapangan. Suhu udara selama pertandingan di Audi Field mencapai 90-an Fahrenheit (30-an Celcius).
Penalti sukses Laba, yang dikonfirmasi melalui tayangan ulang video, mematahkan rekor tanpa gol tim asal Uni Emirat Arab tersebut di turnamen ini. Penyerang asal Togo ini merupakan pencetak gol terbanyak di UAE Pro League musim lalu.
"Saya pikir ini adalah pengalaman yang bagus. Itu adalah grup yang sulit, dengan (Manchester) City dan Juventus, tetapi kami bersaing sampai akhir. Saya pikir ini bagus untuk Al Ain," ucap Kaku usai laga.
"Ini sulit, dan kami minta maaf karena kami tidak mendapatkan hasil terbaik. Tidak menang, tapi belajar banyak. Ini adalah pengalaman yang bagus untuk kami sebagai tim ke depannya," kata Mailula.
Editor: Aspian Nur