Insiden diduga terjadi saat injury time dimana Rudiger yang tampak marah mendekati wasit Brasil Ramon Abatti Abel setelah pertukaran kata-kata dengan Cabral. Sumber di dalam stadion mengklaim Cabral diduga memanggil Rudiger dengan sebutan “negro de mierda”, sebuah hinaan dalam bahasa Spanyol yang berarti ‘f***ing n*****’.
Langkah pertama memberi tahu pejabat dan otoritas kompetisi tentang insiden yang diduga dan memberi wasit opsi untuk menghentikan pertandingan. Langkah kedua dan ketiga yang melibatkan penangguhan atau pembatalan pertandingan, hanya diaktifkan jika situasi memburuk atau berlanjut.
Setelah pertandingan, manajer Madrid Xabi Alonso mengonfirmasi Rudiger telah melaporkan hinaan rasial dan mengatakan klub sepenuhnya mendukung pemain tersebut.
“Hinaan rasial terhadap Rudiger? Itu yang dikatakan Rudiger, dan kami mempercayainya,” kata Alonso kepada wartawan. “Sekarang FIFA sedang menyelidiki. Itu tidak dapat diterima,” tegasnya.
Sebelumnya para aktivis kemanusiaan sempat melakukan protes karena FIFA tidak ada memasang slogan anti rasisme pada ajang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 ini, hal yang biasanya dilakukan otoritas sepak bola dunia itu pada setiap turnamen atau kompetisi level mana pun.
Terlepas dari pelecehan rasisme itu, kemenangan sendiri jadi hasil penting bagi Alonso karena menandai kemenangan pertamanya sejak mengambil alih Madrid setelah hasil imbang 1-1 dalam pertandingan pertamanya melawan Al-Hilal.
Pada laga Madrid Los Blancos harus bekerja keras dalam cuaca panas 33 derajat celsius di hadapan lebih dari 70.000 penonton dan melakukannya dengan 10 pemain setelah Raul Asencio diusir keluar lapangan hanya tujuh menit setelah pertandingan dimulai karena melanggar Salomon Rondon saat striker tersebut berlari menuju gawang.
Meskipun kalah dalam jumlah tembakan 25 banding 8, Real jauh lebih efektif daripada lawan mereka dari Meksiko. Jude Bellingham membuka skor menit 35 setelah menerima umpan terobosan, digandakan Arda Guler menit 43 dan Federico Valverde babak kedua menit 70. Elias Montiel memperkecil ketertinggalan untuk Pachuca pada menit ke-80 dengan tendangan yang membentur pemain lawan.
Madrid yang sementara memimpin klasemen dengan 4 poin akan lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Red Bull Salzburg pada laga terakhir tiga hari lagi saat mereka diharapkan menyambut kembali Kylian Mbappe setelah menderita gastroenteritis ringan. Pachuca, yang sudah tersingkir, akan menghadapi Al-Hilal dalam pertandingan terakhir grup H ini.
Editor: Aspian Nur