Xabi Alonso mengambil alih kendali Los Blancos bulan ini, sementara Simone Inzaghi memimpin Blue Wave dari tim Saudi. Alonso datang dari Bayern Leverkusen setelah memenangkan Bundesliga Jerman musim lalu, sedangkan Inzaghi dari Inter Milan setelah kalah telak di final Liga Champions dan hasilnya, kedua tim bermain imbang 1-1.
Pemain muda Madrid Gonzalo Garcia yang juga menjalani debut di laga ini mencetak gol pembuka menit ke-34 sementara Al Hilal membalas via Ruben Neves dari titik penalti tujuh menit berselang. Madrid mendapat kesempatan untuk menang ketika VAR mendeteksi pelanggaran Mohammed Alqahtani terhadap Fran Garcia di kotak penalti.
Federico Valverde yang maju untuk mengambil penalti dua menit memasuki waktu tambahan gagal membawa klub asal Spanyol itu menang setelah tendangannya yang rendah diselamatkan oleh kiper Yassine Bounou.
Penampilan Al Hilal mencerminkan meningkatnya daya saing klub-klub dari kawasan Teluk, dengan Liga Pro Saudi berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur dan nama-nama besar.
“Ini adalah pertandingan yang sangat baik. Para pemain bermain dengan organisasi dan karakter yang hebat melawan tim yang menurut saya salah satu dari tiga tim terkuat di dunia. Saya tidak bisa meminta lebih,” ujar Inzaghi usai laga.
Bagi Al Hilal banyak pemain asing yang kini bermain di klub tersebut memiliki pengalaman di tim-tim top dan tahap-tahap turnamen, seperti Manchester City dan semifinal Piala Dunia.
Inzaghi telah mengambil langkah besar setelah membawa Inter Milan ke dua final Liga Champions, kini keluar dari zona nyamannya. “Simone adalah orang yang ceria dan itu baik untuk tim, tapi begitu juga (Jorge) Jesus, yang saya ucapkan terima kasih karena telah membawa saya ke Al Hilal,” kata bek kanan João Cancelo, merujuk pada manajernya saat ini dan mantan manajernya.
Sementara kegagalan Alonso meraih kemenangan dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih Madrid jadi hal yang tidak disukai oleh Madridista. “Dia ingin kami bermain, dia memiliki cara berbeda untuk bertahan, cara berbeda untuk menyerang,” kata kiper Thibaut Courtois.
“Kami tahu segala sesuatu membutuhkan waktu. Kami tahu beberapa hal perlu diubah. Saya melihat reaksi yang baik di babak kedua. Kami membutuhkan hasil yang baik di sini karena ini adalah kompetisi yang sulit, tetapi semuanya membutuhkan waktu,” sebut Xabi Alonso.
Sementara di laga lain Grup H antara FC Red Bull Salzburg dan CF Pachuca di Cincinnati, Ohio, pertandingan harus ditunda karena cuaca buruk pada menit ke-54, dengan Salzburg memimpin 1-0. Gol Oscar Gloukh pada menit ke-42 dari luar area penalti membuat tim Austria unggul setelah lawan mereka dari Meksiko memulai pertandingan dengan lebih baik.
Salzburg memimpin klasemen sementara dengan tiga poin sementara Madrid dan Al Hilal posisi kedua dan ketiga mengemas satu angka. Dasar klasemen grup dihuni Pachuca.
Editor: Aspian Nur