Vini dan Ancelotti sejatinya adalah duo yang pernah sangat produktif di Real Madrid membantu Brasil mengalahkan Paraguay 1-0 di Sao Paulo, hasil yang juga bisa membawa Ekuador lolos ke babak selanjutnya.
Juara bertahan Argentina, yang ditahan imbang 1-1 oleh Kolombia pada laga lainnya pagi tadi sudah memastikan tempatnya di turnamen global tahun depan di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Tambahan tiga poin membuat Brasil naik ke peringkat kedua dengan 25 poin, 10 poin di belakang Argentina, tetapi secara krusial, lebih dari enam poin di atas tim peringkat ketujuh dengan dua pertandingan tersisa di kualifikasi Amerika Selatan. Enam tim teratas di Amerika Selatan mendapatkan tiket langsung ke Piala Dunia 48 tim.
Chile dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah kalah 2-0 di Bolivia dan tetap di posisi terakhir dalam kompetisi round-robin 10 negara, hasil yang membuat pelatih kepala Ricardo Gareca kehilangan jabatannya.
Sedangkan Uruguay mengalahkan Venezuela 2-0 di kandang, dengan gol dari Rodrigo Aguirre dan Giorgian de Arrascaeta, membuat mereka mendekati satu dari enam slot langsung ke Piala Dunia dengan 24 poin. Venezuela, dengan 18 poin, unggul satu poin dari Bolivia dalam persaingan untuk posisi ketujuh yang memberikan tiket playoff antarbenua.
Lionel Messi tampil tenang dalam hasil imbang Argentina melawan Kolombia di Buenos Aires. Luis Díaz membuka skor untuk tim tamu pada menit ke-24. Enzo Fernandez diusir dari lapangan pada menit ke-70 karena kartu merah imbas mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai kepala pemain lawan, hal mana yang membuat kecewa lebih dari 80.000 penonton di Stadion Monumental de Nunez.
Namun, Julián Alvarez mencetak gol penyeimbang pada menit ke-81 dengan umpan silang rendah. Kolombia, dengan 22 poin, akan bertanding lagi melawan Bolivia dan Venezuela.
Sementara Ancelotti yang sempat mendapat kritik dari para pendukung setelah hasil imbang 0-0 melawan Ekuador karena timnya fokus pada pertahanan sepanjang pertandingan akhirnya bisa bernapas lega.
Pelatih Italia berusia 66 tahun itu melakukan perubahan untuk membuat timnya lebih agresif di NeoQuimica Arena. Gabriel Martinelli menggantikan gelandang Gerson dan menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Raphinha kembali setelah hukuman dan menciptakan banyak masalah bagi pertahanan Paraguay. Dan Vinicius Júnior sering terlihat sebagai targetman, berbagi tugas dengan Matheus Cunha.
Kesalahan pertahanan Paraguay, umpan silang rendah dari Cunha dan sentuhan lembut dari nomor 10 baru Brasil menghasilkan satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Meskipun skor rendah, tuan rumah jauh lebih agresif daripada kebanyakan pertandingan mereka dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia ini.
“Kami butuh menang di sini untuk rakyat kami. Sekarang kami punya lebih banyak waktu untuk bekerja, melihat apa yang bisa kami perbaiki,” kata Vinicius setelah pertandingan yang tidak akan bermain dalam pertandingan kualifikasi Brasil berikutnya melawan Chile karena hukuman.
“Kami perlu merayakan ini. Setelah September, semuanya tentang Piala Dunia,” ungkap Vinicius
Generasi emas Chile yang memenangkan dua gelar Copa America - pada 2015 dan 2016 - tetapi tidak lolos ke turnamen Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim tahun depan.
“Sedih, saya merasa buruk. Belum pernah mengalami hal seperti ini. Kami harus meminta maaf kepada orang-orang,” kata striker veteran Chile Alexis Sánchez.
“Kami harus terus bekerja. Perubahan sudah terjadi, generasi emas sudah berakhir, saya adalah satu-satunya yang tersisa,” imbuhnya.
Bolivia mencetak gol pertama melalui Miguel Terceros pada menit kelima dan menambah gol kedua pada menit ke-90 melalui Enzo Monteiro di Stadion El Alto yang berada di ketinggian 4.150 meter di luar La Paz.
Gareca, pelatih Argentina berusia 67 tahun yang membawa Peru ke Piala Dunia 2018, mengatakan dalam konferensi pers pasca pertandingan dirinya akan meninggalkan tim setelah 17 pertandingan yang meliputi empat kemenangan, empat imbang, dan sembilan kekalahan.
“Saya ingin secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan eksekutif atas dukungan yang mereka berikan hingga akhir,” kata Gareca yang resmi mengundurkan diri.
Editor: Aspian Nur