“Tidak cukup baik,” kata kapten Harry Kane kepada ITV usai laga. "Kami memiliki momen-momen, tapi baik dengan maupun tanpa bola, hal-hal tidak berjalan lancar, kami tidak menemukan tempo yang tepat. Kami kehilangan sifat agresif yang kami miliki," imbuhnya.
Inggris yang tampil dengan 10 perubahan dari kemenangan 1-0 yang kurang meyakinkan di kualifikasi Piala Dunia melawan Andorra akhir pekan lalu memimpin saat Kane mencetak gol pada menit ketujuh setelah kiper Senegal Edouard Mendy menepis tembakan Anthony Gordon tapi bola terlepas ke jalur striker.
Tuan rumah kebobolan untuk pertama kalinya dibawah asuhan Tuchel saat Ismail Sarr memanfaatkan kelengahan Kyle Walker untuk menyundul umpan Nicolas Jackson pada menit ke-40.
Tim tamu menggandakan keunggulan pada menit ke-62 saat Habib Diarra menyambar bola yang dilepaskan dari belakang lalu melepaskan tembakan melalui kaki kiper Dean Henderson. Cheikh Sabaly mencetak gol pada menit tambahan, memicu sorakan dari suporter Inggris setelah peluit akhir berbunyi.
“Kami tidak akan panik, tapi kami tahu harus lebih baik,” kata Kane. "Ide-ide baru, ada pemain baru yang masuk ke tim yang belum berpengalaman di level internasional. Ini campuran berbagai hal, tapi tidak ada alasan. Kami harus menemukannya dengan cepat, Piala Dunia akan datang dengan sangat cepat, jadi setiap pemusatan latihan sangat penting saat ini,” paparnya.
Senegal melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran ke gawang Henderson, sementara Inggris hanya empat, termasuk sundulan awal dari Sarr yang ditepis kiper ke luar tiang gawang.
“Hasil yang mengecewakan, tidak yakin apakah mungkin kami tidak pantas mendapatkan hasil yang sedikit lebih baik,” kata Tuchel. "Tapi merasa lagi sedikit kaku, tidak cukup aktif selama sebagian besar pertandingan.
“Kami kebobolan dua gol pertama, gol-gol yang sangat mudah, yang seharusnya kami pertahankan dengan lebih baik. Reaksi kami bagus setelah tertinggal, tiba-tiba lebih aktif, lebih bebas, lebih lancer dan lebih agresif menuju gawang lawan tapi itu semua tak membuahkan hasil,” tutup Tuchel.
Editor: Aspian Nur