Ekuador yang berada di peringkat kedua dengan 24 poin dapat lolos kalau bisa mengalahkan Peru sementara Brasil yang berada di peringkat keempat dengan 22 angka atau Paraguay yang berada di peringkat ketiga yang mengumpulkan 24 poin dapat memastikan tempat mereka dengan kemenangan di Sao Paulo asalkan Venezuela kalah di Uruguay.
Pertandingan paling dinanti di putaran ini adalah di Sao Paulo, dimana Carlo Ancelotti akan melakukan debut kandangnya sebagai pelatih Brasil. Sebelumnya Ancelotti mengawali laga melawan Brasil dengan hasil imbang 0-0 saat menghadapi Ekuador tengah pekan lalu yang membuat mereka tertinggal dua poin dari Paraguay yang dilaga lain menang 0-2 atas Uruguay.
Argentina sendiri akan menghadapi Kolombia di Buenos Aires dalam pertandingan dimana pelatih Lionel Scaloni akan terus memperkuat skuadnya.
Dua putaran terakhir kualifikasi Amerika Selatan akan digelar pada September. Enam tim teratas akan mendapatkan slot langsung untuk Piala Dunia tahun depan di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Tim yang finis di posisi ketujuh akan mengikuti playoff internasional.
Setelah melakukan perubahan saat menghadapi Ekuador, hal yang sama sepertinya bakal dilakukan Ancelotti di Arena Neo Química, Sao Paulo pukul 08.45 WITA besok pagi. dalam pertandingan menghadapi Ekuador, bek Alex tampil impresif pada debutnya, sementara gelandang senior Casemiro membantu menghentikan serangan tuan rumah.
Karena itu perubahan bakal kembali dilakukan menghadapi Paraguay karena sang pelatih mengejar kado ulang tahun ke-66 berupa kemenangan perdana bersama Tim Samba.
Penyerang Richarlison kehilangan tempatnya di starting lineup digantikan oleh Matheus Cunha selama latihan dan pemain muda Estêvão diperkirakan akan digantikan di sayap kiri oleh Raphinha yang bisa kembali berlaga usai diskors pekan lalu.
“Kami memiliki waktu yang cukup pada hari-hari itu untuk mempersiapkan kedua pertandingan, sedikit kurang melawan Ekuador. Tim dalam kondisi segar, kami akan memiliki semua alat untuk tampil baik besok,” kata Ancelotti.
“Raphinha memberikan mobilitas yang sangat penting. Itu bisa menjadi kunci untuk membuka kebuntuan dalam pertandingan besok,” tegasnya.
Casemiro mengatakan kesiapannya jelang laga besok. “Saya senang kembali dan bermain baik. Saya tidak disini karena mengenal pelatih, tapi karena saya pantas mendapatkannya. Ini adalah satu diantara laga terpenting dalam karier saya,” ujar Casemiro.
Ancelotti optimistis Raphinha akan membantu mempertajam serangan timnya saat menghadapi Paraguay. “Ada ruang untuk perbaikan. Saya yakin kami juga akan memperbaiki serangan dengan kehadiran Raphinha. Laga melawan Paraguay akan berbeda, karena kami akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengontrol permainan. Kami harus bermain dengan tempo yang lebih tinggi, lebih banyak gerakan dan intensitas yang lebih besar,” papar Ancelotti.
Paraguay tidak akan menjadi lawan yang mudah bagi Brasil. Sejak pelatih Gustavo Alfaro mengambil alih, tim Paraguay belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Pelatih asal Argentina itu telah menyamai rekor poin kualifikasi sepanjang masa yang ditetapkan oleh pelatih Paulo César Carpegiani dalam kampanye Piala Dunia 1998 di Prancis.
Editor: Aspian Nur