Polisi Merseyside dihubungi tepat setelah pukul 18.00 petang waktu Inggris langsung menuju lokasi kejadian di Water Street, pusat kota Liverpool. Sejumlah petugas layanan darurat berada di lokasi kejadian dengan kendaraan polisi, mobil pemadam kebakaran, ambulans yang ditempatkan disekitar kawasan tersebut, termasuk sebuah ambulans udara yang mendarat di jalanan.
Melansir dari laman dailymail.co.uk pagi ini, seorang pria kulit putih berkebangsaan Inggris asal Liverpool berusia 53 tahun menabrakkan mobilnya ke kerumunan suporter yang tengah menyaksikan parade gelar juara Liverpool sehingga setidaknya 47 orang terluka dengan dua korban diantaranya luka serius sedangkan 27 lainnya dirawat di rumah sakit setempat.
Menurut asumsi beberapa saksi mata di tempat kejadian, pria yang kini telah ditahan kepolisian Merseyside tersebut menabrakkan kendaraannya ke kerumunan karena enggan menunggu lama terjebak di kemacetan.
Daragh Leavy, fan Liverpool sejati mengaku dirinya berkendara dari Irlandia sejak akhir pekan lalu bersama saudaranya Mark dan berada di Water Street pada pukul 19.45 waktu setempat dan sekarang ini dihantui rasa takut serta trauma.
Beberapa detik sebelumnya mereka melihat sekumpulan balon helium bertuliskan Champions 20 melayang di udara. “Kami beruntung masih hidup,” kata Daragh.
"Kami sedang berjalan menuju NCP, tempat mobil kami diparkir, berada di sebelah kanan Water Street. Kami melihat mobil itu. Dia datang menderu di jalan, di sekitar mobil polisi,” ungkapnya.
“Dia menabrak satu orang dan kami melihatnya menabrak banyak orang. Ada banyak orang yang terjebak di bawah mobil, 20 atau 30 orang mencoba mengangkatnya untuk mengeluarkan mereka. Kami datang untuk merayakan pesta juara tapi kemudian kami melihat ini. Itu sangat mengerikan,” ucap Daragh lagi.
Atas kejadian itu manajemen Liverpool langsung memberikan pernyataan resmi. "Pikiran dan doa kami menyertai mereka yang mengalami insiden serius itu. Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada layanan darurat dan otoritas setempat yang menangani insiden ini," tulis pernyataan resmi klub.
Editor: Aspian Nur