Agen yang menangani rencana itu mengharapkan tanda tangan pelatih Real Madrid hari ini di Madrid dan itu pun tak terwujud. Carlo telah memberi tahu mereka dirinya tidak menerima lamaran tersebut bahkan mengaku sudah menghubungi secara pribadi Presiden CBF Ednaldo Rodrigues untuk mengungkapkan rasa terima kasih atas minatnya.
Yang mengejutkan, Carlo dikabarkan justru mempertimbangkan tawaran signifikan dari Arab Saudi ditengah isu dirinya tak lagi bersama Real Madrid di akhir musim ini.
Yang hilang hanyalah tanda tangan, seperti dilaporkan Marca.com kemarin, kecuali ada kejutan besar, nyatanya tidak akan terjadi.
Sumber yang dekat dengan negosiasi tersebut merasa Carlo telah menjelaskan hal ini dengan sangat jelas. Pelatih klub-klub ternama dunia itu pertama-tama memberi tahu agen yang bekerja untuk CBF kalau dirinya tidak akan dapat bergabung pada bulan Juni seperti yang diinginkan CBF dan itu sangat mengejutkan para pemimpin federasi Brasil karena semuanya telah disepakati sebelumnya.
Di Brasil mereka mengira sang pelatih sudah mendapat persetujuan dari Real Madrid untuk pergi pada bulan Juni. Kini yang lebih hebat lagi, tidak menutup kemungkinan pelatih Madrid itu bisa saja memimpin tim di Piala Dunia Antarklub.
Ancelotti mungkin menghadapi kesulitan di Real Madrid dalam menyetujui kepergiannya pada bulan Juni, tetapi di balik semua itu, tampaknya ada tawaran bernilai jutaan dolar dari Arab Saudi. Ada pembicaraan bernilai satu triliun rupah bersih per musim, sesuatu yang tampaknya tidak dapat ditolak disaat kontrak antara CBF dan pelatih Real Madrid sudah disusun.
Ini bukan pertama kalinya mengingat sang pelatih sempat mempertimbangkan tawaran lain dari Brasil musim lalu tetapi akhirnya memilih bertahan di Real Madrid.
Carletto masih memiliki satu tahun lagi dalam kontraknya bersama Real Madrid, yang juga tengah mempertimbangkan pengganti dibangku cadangan dengan Xabi Alonso sebagai kandidat utama. Kedua belah pihak ingin menyepakati keluar secara berprofil tinggi, meskipun persyaratan finansial untuk kepergiannya belum ditentukan.
Menurut sumber media Brasil di CBF, Ancelotti dilaporkan telah meminta kompensasi empat juta euro, setara denngan Rp80 Miliar, kepada Real Madrid, sesuatu yang ditolak klub. Faktanya, manajemen Los Blancos berharap sang pelatih hengkang, dengan melepaskan sisa tahun kontraknya.
Terlepas dari batalnya Brasil ditangani Carlo Ancelotti, klub Real Madrid sendiri sudah mendapatkan Keputusan terkait sanksi kepada pemain mereka yang berulah pada final Copa del Rey menghadapi Barcelona yang berakhir dengan kekalahan 2-3 pekan lalu.
Komite Disiplin telah memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Antonio Rüdiger dengan skorsing enam pertandingan, Lucas Vázquez skorsing dua pertandingan sementara Jude Bellingham tidak dihukum, dengan mencabut kartu merahnya, menyusul pengusiran yang mereka alami pada laga final di Sevilla tersebut.
Rüdiger akan menjalani hampir seluruh hukuman yang dijatuhkan dalam kondisi cedera, karena bek tersebut akan absen selama sekitar satu setengah bulan dan telah mengucapkan selamat tinggal pada La Liga.
Sementara sanksi dua pertandingan Lucas Vázquez tidak akan memengaruhinya dikompetisi liga dan ia akan memainkannya musim depan di dua putaran sistem gugur Copa del Rey pertama.
Editor: Aspian Nur