Gol sundulan Julian Carranza di babak kedua membuat sang juara tujuh kali AC Milan tersingkir dari kompetisi ini karena Rosonerri tak mampu menambah gol setelah menit pertama laga berlangsung Santiago Gimenez mencetak gol cepat untuk Milan.
Tuan rumah kehilangan satu pemain yaitu Theo Hernandez yang mendapat kartu merah karena melakukan aksi diving menit 51, kartu merah yang mengubah jalannya laga karena pincangnya permainan AC Milan.
Pelatih ACMilan Sergio Conceicao menolak untuk menyalahkan pemainnya karena kekalahan tersebut. “Ini jelas sebuah kegagalan saat kami ingin mencapai babak 16 besar. Anda bisa mengatakan wasit (Szymon Marciniak) terlalu keras, tetapi kami harus lebih kuat secara mental. Saya yang bertanggung jawab,” sebut pria asal Portugal itu.
Conceicao menggantikan Paulo Fonseca sebagai manajer pada akhir Desember lalu, dengan memenangkan Piala Super Italia pada laga pembuka sebagai pelatih, dan merasa dirinya tidak selalu dinilai secara adil.
“Saya tiba satu setengah bulan yang lalu, tetapi mereka membuat perbandingan dengan pelatih yang telah berada di sini selama bertahun-tahun,” katanya.
Pelatih sementara Feyenoord Pascal Bosschaart, memuji karakter timnya. “Ini menunjukkan bahwa tim ini memiliki karakter. Saya pikir itulah yang paling saya banggakan,” kata Bosschaart kepada Ziggo Sport.
Tak hanya AC Milan, laga juga menyedihkan bagi Atalanta yang juga tersingkir setelah pemain sayap Club Brugge, Chemsdine Talbi, mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 di Stadion Gewiss.
Talbi mencetak gol pada menit ke-3 dan 27 untuk membawa tim asal Belgia itu unggul 4-1 secara agregat, dan mereka seperti berada di negeri mimpi ketika Ferran Jutgla menjadikan skor menjadi 3-0 di babak pertama pada tambahan.
Pemain pengganti Ademola Lookman menyamakan kedudukan dalam beberapa detik setelah ia masuk ke lapangan, namun tendangan penalti di menit ke-61 berhasil digagalkan oleh Simon Mignolet di tengah serangan balik tuan rumah di babak kedua, yang membuat pemain bertahan Rafael Toloi diusir keluar lapangan tiga menit sebelum pertandingan usai saat mereka kalah 3-1 di malam itu, dan kalah 5-2 dalam dua leg.
Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mengatakan strikernya, Ademola Lookman, adalah satu diantara eksekutor penalti terburuk yang pernah dilihatnya.
Gasperini memilih pemain internasional Nigeria itu untuk dikritik dengan menambahkan bahwa gelandang serang Charles De Ketelaere atau striker Mateo Retegui seharusnya mengambil tendangan penalti tersebut.
“Lookman tidak seharusnya mengambil penalti itu, dia adalah salah satu penendang penalti terburuk yang pernah saya lihat,” kata manajer asal Italia itu dalam konferensi pers pasca pertandingan.
“Dia memiliki catatan yang sangat buruk bahkan dalam latihan, dia hanya sedikit sekali yang berhasil. Retegui dan De Ketelaere ada di sana, tetapi Lookman dalam momen antusiasme setelah mencetak gol memutuskan untuk mengambil bola dan itu adalah sikap yang tidak saya hargai sama sekali,” tegasnya.
Gasperini juga mengkritik kapten Atalanta Rafael Toloi, yang mendapat kartu merah langsung karena mendorong Maxim De Cuyper setelah beradu mulut mengenai lemparan ke dalam. “Itu adalah insiden yang buruk dan kami tidak boleh kehilangan akal sehat,” katanya.
“Atalanta harus meninggalkan Liga Champions dengan bermartabat, setelah memainkan pertandingan-pertandingan hebat melawan tim-tim seperti Real Madrid, Arsenal dan Barcelona,” imbuhnya.
Sementara di Jerman, gol kemenangan Alphonso Davies di waktu tambahan membawa Bayern Munich melaju ke babak 16 Besar kala menghadapi Celtic.
Sang juara Skotlandia tampaknya akan membawa pertandingan play-off mereka ke babak perpanjangan waktu setelah Nicolas Kuhn membawa mereka unggul di Allianz Arena untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, Bayern terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan dan akhirnya mendapatkannya di menit terakhir babak tambahan waktu ketika Kasper Schmeichel menepis bola sundulan Leon Goretzka, namun Davies berhasil menyambar bola muntah dari jarak dekat untuk memastikan hasil akhir 1-1.
Di Portugal, Orkun Kokcu merupakan pahlawan Benfica saat mereka selamat dari sebuah kejutan besar untuk dapat melewati Monaco setelah bermain imbang 3-3 di leg kedua di Lisbon.
Kerem Akturkoglu sempat membawa tim tuan rumah unggul di menit ke-22, namun gol-gol dari Takumi Minamino dan Eliesse Ben Seghir membalikkan keadaan hingga Vangelis Pavlidis, yang mencetak gol penentu kemenangan di leg pertama sebelum kick-off, berhasil mengonversi penalti di menit ke-76. Pemain pengganti George Ilenikhena merestorasi keunggulan tim asal Prancis itu dengan sembilan menit tersisa, namun gol Kokcu di menit ke-84 membawa Benfica pulang.
Tim yang melaju ke babak 16 besar akan mendapatkan hadiah uang sebesar 11 juta euro ($11,5 juta), setara dengan Rp2 Miliar, dari UEFA. Meskipun itu hanya setara dengan beberapa bulan gaji Kylian Mbappé atau Erling Haaland, ini adalah jalan menuju bagian yang lebih besar dari total 2,5 miliar euro ($ 2,6 miliar), setara dengan Rp34 Triliun hadiah total yang dibagikan kepada 36 tim yang memulai fase liga pada bulan September 2024 lalu.
Editor: Aspian Nur