Saat City terbebani harus bisa membalikkan keadaan, Los Blancos juga terbebani dengan tuntutan harus menang demi mengamankan satu tiket ke babak 16 Besar dimana 8 tim lain sudah menunggu yaitu Liverpool, Barcelona, Arsenal, Inter Milan, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lille dan Aston Villa.
Pelatih City Josep Pep Guardiola tidak pernah gagal dalam 16 musim kepelatihannya, empat kali di Barcelona, tiga kali di Bayern dan sembilan kali di Manchester, membawa tim-tersebut mencapai Babak 16 Besar Liga Champions.
"Kami masih belum bagus, tetapi lebih baik bertandang ke Madrid dengan modal ini," kata Guardiola, dikutip dari laman resmi Manchester City. "Peluangnya kecil karena hasilnya tidak bagus, tapi sepanjang kami punya peluang, kami akan memanfaatkannya dan lihat apa yang terjadi," tegasnya.
Jelang laga ini, Guardiola telah mengkonfirmasi Erling Haaland tetap berangkat ke Spanyol. Haaland yang mencetak dua gol di leg pertama, diragukan tampil setelah ditarik keluar saat City menghancurkan Newcastle 4-0 karena cedera lutut akhir pekan tadi.
Haaland tetap ada di Bernabeu bersama Jack Grealish, yang juga sempat diragukan untuk bermain. “Ya, mereka telah melakukan perjalanan. Kita lihat saja besok, tetapi itu adalah kabar baik bahwa mereka akan berada di sini,” ujar Guardiola.
Guardiola mengakui peluang timnya untuk lolos sangat kecil, namun mendesak timnya untuk bermain tanpa rasa takut di Bernabeu. “Tentu saja kita harus membuat satu partai yang nyaris sempurna. Hasilnya bukanlah situasi yang sempurna. Kami harus menyerang dan mencetak gol, inilah idenya. Kami harus memainkan satu partai yang nyaris sempurna untuk bisa lolos,” tegasnya.
Secara terbuka Guardiola mengatakan timnya hanya memiliki kans 1 persen untuk membalikkan keadaan, namun buru-buru meralatnya dengan menyebut peluang City untuk membalikkan kekalahan di leg pertama lebih tinggi dari itu. “Anda harus memainkan permainan yang nyaris sempurna,” tegasnya.
Guardiola tidak pernah gagal dalam 16 musim kepelatihannya - empat kali di Barcelona, tiga kali di Bayern dan sembilan kali di Manchester - untuk membawa timnya ke babak 16 besar. Musim 2012-13 adalah terakhir kalinya City tidak bermain di tahap tersebut. Namun, City telah mengalami kesulitan akhir-akhir ini, dan Guardiola mengatakan hal itu harus dipertimbangkan.
Sementara pelatih Madrid Carlo Ancelotti tidak percaya dengan pernyataan rival Manchester City Pep Guardiola bahwa timnya hanya memiliki peluang 1 persen untuk menyingkirkan anak asuhnya dari babak playoff Liga Champions ini.
“Dia tidak berpikir seperti itu,” kata Ancelotti. “Saya akan bertanya kepadanya sebelum pertandingan apakah dia benar-benar berpikir mereka (City) hanya memiliki peluang 1 persen. Dia berpikir memiliki lebih dari itu, sama seperti kami yang tidak berpikir kami hanya memiliki peluang 99 persen. Kami tahu kami memiliki keuntungan dan kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin,” tegas Don Carlo.
Ancelotti mengatakan dirinya bukanlah salah satu pelatih yang suka meremehkan keunggulan timnya. “Bodoh untuk mengatakan kami akan mempersiapkan diri untuk pertandingan ini seolah-olah kami bermain imbang 0-0,” katanya.
“Tidak ada yang akan mempercayai karena faktanya kami mencetak tiga gol dan City dua gol. Anda tidak bisa mengubahnya. Kami harus mencoba bermain dengan cara yang sama seperti yang kami mainkan sepekan lalu, tapi tanpa melupakan bahwa kami memiliki keuntungan,” sebutnya.
Madrid mengalahkan City di perempat final tahun lalu, dan dengan kemenangan 3-1 di babak perpanjangan waktu di semifinal pada tahun 2022. Tim asuhan Ancelotti berhasil meraih gelar juara dan memperpanjang rekor klub menjadi 15 trofi Liga Champions.
Ini adalah musim keempat berturut-turut di mana kedua tim saling berhadapan di Liga Champions, dengan City menang di semifinal dua musim lalu dalam perjalanannya untuk memenangkan gelar Eropa untuk pertama kalinya.
Editor: Aspian Nur