Dominik Szoboszlai mencetak gol ketiga menit 75 dan Virgil van Dijk melengkapi kemenangan dengan sundulan menit 80.
Hasil ini membuat Liverpool bersua Newcastle yang sehari sebelumnya mengalahkan rival Tottenham asal London Utara, Arsenal 2-0 dan agregat 4-0 pada 16 Maret mendatang sekaligus jadi final kedua The Magpies dalam tiga tahun terakhir.
“Saya pikir stadion sangat membantu. Kami tahu kami harus kembali,” kata Gakpo kepada Sky Sports.
“Kami pergi ke sana dan mencoba membuat peluang sebanyak mungkin. Dengan kualitas yang kami miliki, kami tahu kami akan mendapatkan peluang. Ini adalah kemenangan yang luar biasa,” sebut pemain timnas Belanda itu.
Final ini merupakan yang ke-15 bagi Liverpool di Piala Liga, tetapi yang pertama di sepak bola Inggris bagi manajer Liverpool asal Belanda Arne Slot yang menggantikan Juergen Klopp pada akhir musim lalu.
Ini juga menjaga rekor 10 kali juara Piala Liga Liverpool di jalur yang tepat untuk meraih empat trofi musim ini. Mereka unggul enam poin atas Arsenal di puncak klasemen Liga Primer, dengan satu pertandingan tersisa, memimpin klasemen ke babak 16 besar Liga Champions dan masih berada di Piala FA.
Kekalahan merupakan pil pahit bagi sang pelatih Tottenham Ange Postecoglou yang dalam sorotan dan kini hanya memiliki Liga Eropa dan Piala FA untuk dibidik sebagai juara.
Striker Richarlison menambah kekhawatiran akan cederanya saat ia keluar lapangan karena cedera di waktu tambahan babak pertama, dan memberikan debut bagi pemain baru, Mathys Tel.
“Malam yang sulit. Pujian untuk Liverpool, mereka terlalu bagus untuk kami malam ini. Kami tidak pernah benar-benar menguasai permainan, dengan atau tanpa bola, hanya membiarkan mereka menguasai bola lebih awal,” kata Postecoglou kepada televisi ITV.
“Kami tidak pernah benar-benar bermain dengan kemampuan dan kekuatan kami hari ini. Kami sedikit menghindar dari tantangan,” tambahnya.
Tottenham belum pernah memenangkan trofi apapun sejak mereka mengalahkan Chelsea di final Piala Liga 2008. Mereka hanya sekali mengalahkan Liverpool dalam 27 pertandingan sebelumnya di Anfield sejak tahun 1999.
Editor: Aspian Nur