Pada babak kedua, Rapinha mempertipis ketinggalan jadi 3-2 menit 64 namun gol bunuh diri bek Barca Ronald Araujo menit 68 membuat Blaugrana kembali tertinggal 4-2, namun margin kembali menipis jadi 4-3 setelah Lewandowski mencetak gol kedua lagi-lagi lewat penalty. sampai akhirnya Eric Garcia mencetak gol menit 86 via sundulan menyamakan skor 4-4. Tambahan waktu jadi peruntungan bagi Barca yang akhirnya mencetak gol lewat serangan balik cepat menit 96 dimana Rapinha berdiri bebas digaris pertahanan Benfica, menaklukan satu pemain belakang lawan juga kiper tuan rumah Anatoliy Trubin untuk memastikan keunggulan wakil Spanyol itu dengan skor akhir 4-5.
Keributan terjadi di menit akhir karena Benfica merasa ada pelanggaran di kotak penalty Barcelona sebelum serangan balik berbuah gol terjadi untuk sang lawan. Hasilnya, Arthur Cabral yang ad di bangku cadangan karena tak bermain kena kartu merah langsung menit 98.
Usai laga Raphinha menyerang para pemain Benfica dan kapten Barcelona itu menuduh dia telah dihina setelah mencetak gol penentu. “Mereka menghina saya di akhir akhir pertandingan, saya menghina mereka kembali,” tegas Raphinha.
“Jika mereka menghormati saya, saya menghormati mereka. Menurut saya, mereka seharusnya bisa memahami situasi tersebut, tetapi mereka lebih memilih untuk menghina saya,” ungkap pemain timnas Brasil itu.
Pelatih Benfica Bruno Lage memberikan kritik keras kepada para pemainnya setelah memegang keunggulan dua gol pada dua kesempatan dalam pertandingan namun tetap kalah.
“Rasa frustrasi yang sangat besar atas hasil. Kebanggaan yang luar biasa atas penampilan dan dukungan keluarga Benfica dari
dari awal sampai akhir,” kata Lage setelah pertandingan.
“Kami harus bangkit. Kami harus menatap ke depan, belajar dari hasil ini, dari menit-menit terakhir pertandingan,” imbuhnya.
Kemenangan dengan 18 poin memastikan Barcelona lolos ke 16 Besar bersama Liverpool yang mengemas 21 angka, dua tim pertama yang lolos dari fase grup dengan format baru di musim 2024/2025. Benfica berada di urutan ke-18 dalam klasemen tetapi berada di posisi yang baik untuk mengamankan tempat di babak play-off.
Di laga lain, rival Barcelona Atletico Madrid juga menang dengan skor 2-1 dan comeback usai tertinggal 0-1 dari tim tamu Bayer Leverkusen. Gelandang Atletico, Pablo Barrios, mendapat kartu merah langsung karena melakukan tekel keras dari belakang terhadap Jeremie Frimpong di menit ke-24.
Leverkusen kemudian unggul melalui gol sundulan Piero Hincapie di babak pertama sebelum tuan rumah bangkit berkat dua gol dari Julian Alvarez untuk mengalahkan wakil Bundesliga Jerman yang juga bermain dengan 10 pemain.
“Itu adalah pertandingan yang pasti akan tetap dikenang oleh orang-orang yang menyaksikannya untuk waktu yang sangat lama,” kata Diego Simeone kepada Movistar Plus.
“Karena itu adalah pertandingan yang penting dan kemenangan penting yang diraih di malam Liga Champions yang sangat menarik. Saya senang dengan kegembiraan yang ditinggalkan oleh semua orang yang datang ke stadion. Mereka pulang setelah menjalani satu momen yang indah dan menyenangkan bersama kami,” sebutnya.
Kemenangan Atletico yang merupakan kemenangan ke-16 dalam 17 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi mengangkat Los Rojiblancos ke posisi ketiga dalam klasemen dengan 15 poin, tertinggal tiga poin dari Barcelona dan enam poin dari pemuncak klasemen Liverpool.
Leverkusen, yang 11 kemenangan beruntunnya telah berakhir, saat ini juga berada di antara tempat kualifikasi langsung di urutan keenam dengan 13 poin. “Kami tidak memulai dengan baik, mereka lebih baik dari kami,” tambah Simeone.
Sementara Liverpool meski lolos namun harus menunggu sampai pekan depan untuk memastikan diri sebagai juara fase grup.
The Reds menang tipis 2-1 atas wakil Prancis Olympic Lyon yang mana gol dicetak Mohamed Salah menit 34, disamakan Jonathan David menit 62 sampai akhirnya Harvey Elliott memastikan tuan rumah menang menit 67 di Anfield Stadium.
Manajer Arne Slot justru memuji wasit Danny Makkelie yang memberikan begitu banyak waktu tambahan dalam kemenangan 5-4 untuk Barcelona. "Mari kita mulai dengan pujian untuk wasit di Lisbon," ujar Slot.
"Karena selama saya bekerja di sepak bola, saya melihat empat menit perpanjangan waktu dan kemudian ada tiga menit penundaan waktu dan kemudian pada menit ke-empat wasit meniup peluitnya,” ujar Slot.
"Tapi wasit ini terus bermain untuk beberapa saat, jadi mungkin itu tidak menguntungkan kami kali ini, tapi saya suka melihat hal-hal seperti ini," imbuhnya.
Liverpool masih memuncaki klasemen sementara dengan rekor 100 persen di kompetisi elite klub Eropa musim ini. Wakil Inggris itu akan menghadapi PSV Eindhoven pada pertandingan terakhirnya di fase liga pekan depan, sementara Barcelona akan menghadapi Atalanta.
Editor: Aspian Nur