Balde mengatakan dirinya sudah melaporkan hal tersebut kepada wasit saat laga berlangsung yang kemudian berujung pada pengumuman kepada para pendukung di stadion.
“Saya menerima berbagai hinaan rasis dari beberapa penggemar di stadion dan saya pikir itu adalah sesuatu yang harus saya katakan di sini,” ujar Balde kepada Movistar usai pertandingan. “Itu adalah sesuatu yang tidak boleh terus terjadi,” tegasnya.
Sementara bos Barcelona Hansi Flick menegaskan tidak ada ruang untuk rasisme. “Dalam sepak bola atau dalam kehidupan, ini tidak bisa dipercaya, dimasa sekarang masih ada perlakuan seperti itu,” ujar Flick.
“Mereka (pelaku rasis) harus tinggal di rumah. Tidak pergi ke pertandingan, mereka harus tinggal di rumah. Saya pikir kami harus berjuang melawan mereka, itu adalah hal terbaik, dan orang-orang di sekitar mereka juga bisa melakukan sesuatu. Saya pikir semua orang bisa melakukannya,” sebut Flick lagi.
Barcelona sejatinya memenangkan empat pertandingan secara beruntun di Copa del Rey dan Piala Super Spanyol sebelum pertandingan ini. Namun mereka kembali ke performa liga yang membuat mereka hanya mampu meraih satu poin dari tiga laga terakhirnya di tahun 2024.
Barcelona berada di peringkat ketiga La Liga, lima poin di belakang Atletico Madrid - yang kalah atas Leganes pada laga lainnya.
Getafe - yang tak terkalahkan dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka melawan Barca di La Liga - berada satu poin di luar zona degradasi.
Editor: Aspian Nur