The Gunners hanya kehilangan tujuh poin sejak musim dimulai pada bulan Agustus 2022 lalu. Sebagai hasilnya, mereka memimpin sang juara bertahan Manchester City dengan selisih lima poin dengan satu pertandingan tersisa.
Pasukan Mikel Arteta juga telah melampaui Arsenal the Invincibles 2003/04 yang terkenal di pertengahan musim saat ditangani pelatih Arsene Wenger denga hanya memiliki 45 poin setelah 19 pertandingan dan berhasil mengangkat trofi juara tanpa kalah dalam 38 pertandingan - meskipun bermain imbang 12 kali.
Dan para pemain Arsenal saat ini telah menempatkan diri mereka dalam posisi yang luar biasa untuk memenangkan gelar pertama klub dalam 19 tahun.
Namun dimanakah posisi awal mereka yang luar biasa ini dalam sejarah Liga Primer? Mereka mungkin berada di depan The Invincibles namun mereka masih berada di peringkat lima dalam daftar sepanjang masa musim ini, menurut Sky Sports.
Tidak mengherankan jika City di musim 2017/18 berada di puncak klasemen. The Citizens mengumpulkan 55 poin di pertengahan musim dan kemudian mencetak sejarah dengan mencapai angka 100 poin dengan kemenangan di hari terakhir.
Bersamaan dengan pemecah rekor anak asuh Pep Guardiola adalah tim Liverpool 2019/20 yang berhasil meraih gelar liga pertama mereka dalam 30 tahun terakhir. Pasukan Jurgen Klopp mengumpulkan 55 poin diparuh pertama musim yang luar biasa, sebelum akhirnya finish dengan 99 poin.
Kemudian datanglah tim Chelsea di musim 2005/06 yang mengoleksi 52 poin setelah 19 pertandingan. Tim asuhan Jose Mourinho meraih gelar juara kedua secara beruntun dengan total poin akhir 91.
Dan hanya ada satu tim lain yang telah melampaui total poin Arsenal di pertengahan musim. Liverpool di musim 2018/19 mengumpulkan 51 poin dari 19 pertandingan pembuka mereka, namun tidak berhasil meraih gelar juara.
Sebaliknya, City mengungguli mereka dengan selisih satu poin saat mereka mengumpulkan 98 poin berbanding 97 poin milik Liverpool.
Masih harus dilihat apakah Arsenal akan mengalami nasib yang sama atau apakah mereka akan melangkah menuju mahkota liga pertama dalam hampir dua dekade.
Manajer Arsenal Mikel Arteta menegaskan Manchester City tetap merupakan tim yang harus dikalahkan dalam perburuan gelar Liga Primer setelah mereka meraih kemenangan dramatis di menit-menit akhir atas Manchester United 3-2 Senin (23/1/2023) dini hari tadi.
Gol Eddie Nketiah di menit ke-90 memastikan kemenangan euforia atas tim asuhan Erik ten Hag yang sedang dalam performa gemilang untuk mempertahankan keunggulan lima poin mereka atas sang juara bertahan yang mengalahkan Wolves di hari sebelumnya.
Namun Arteta yang masih belum mengakui posisi Arsenal sebagai favorit juara bersikeras kalua tim asuhan Pep Guardiola, yang telah memenangkan empat dari lima gelar juara sebelumnya, tetap berada di atas timnya.
“Saya mengenal tim saya dengan sangat baik. Saya tahu dimana kami berada, saya tahu mengapa kami ada di sini dan saya tahu di mana kami ingin berada dan kami masih jauh dari itu," jelas pria Spanyol itu.
“Kami tahu apa yang telah membawa kami ke posisi saat ini dan kami harus memperkuatnya setiap hari. Kemenangan dari United memberikan kami keyakinan dan kepercayaan diri kalua kami berada di arah yang benar. Cara kami bermain akan memberikan hasil yang baik,” tegasnya.
Bos United Erik Ten Hag mengakui kekalahan dari Arsenal membuat anak asuhnya kembali membumi. “Saat ini saya merasa kesal, dan saya juga mengatakan kepada para pemain kalua ingin memenangkan trofi, gelar harus mengubah mentalitas, karena sulit untuk juara tapi disaat laga penting melakukan tiga kesalahan besar yang membuat kami kalah,” ujar Ten Hag.
Editor: Aspian Nur