Dalam kemenangan besar 4-0 Manchester City atas Chelsea berkat dua gol dari Riyad Mahrez dan gol dari Phil Foden dan Julian Alvarez pada babak ketiga FA Cup Minggu (8/1/2023) malam kemarin, terdengar nyanyian homofobik pada babak kedua di Stadion Etihad.
Aksi itu terjadi hanya dua hari setelah FA mengatakan juga mendengar nyanyian serupa saat Manchester United melawan Everton tengah pekan lalu. FA akan berkomunikasi dengan klub-klub tersebut juga otoritas terkait mengenai masalah ini.
“Kami sangat mengutuk penggunaan istilah “rent boy” dan kami bertekad untuk mengusirnya dari sepakbola Inggris. Kami bekerjasama dengan Crown Prosecution Service juga kepolisian Inggris sehubungan dengan penggunaan istilah ini,” ujar juru bicara FA dilansir dari dailymail.co.uk Senin (9/1/2023) hari ini.
“Bagian dari pekerjaan kami di bidang ini adalah untuk memberikan otoritas yang relevan dengan pernyataan dampak dari pendukung LGBTQ+. Kami berdiri melawan segala bentuk diskriminasi dan berusaha untuk memastikan sepakbola aman untuk semua, yang benar-benar merangkul keragaman dan menantang perilaku kebencian baik di dalam maupun di luar lapangan,” tegasnya.
Sementara klub Manchester City mengeluarkan pernyataan terkait nyanyian homofobik ini. “Manchester City mengutuk keras perilaku minoritas penggemar yang terlibat dalam nyanyian diskriminatif pertandingan melawan Chelsea,” kata mereka.
“Kami meminta semua penggemar untuk bergabung dengan kami dalam menciptakan lingkungan dan suasana yang positif, di mana setiap orang disambut, diterima, dan memiliki pengalaman hari pertandingan yang fantastis,” sebut mereka lagi.
Editor: Aspian Nur