Emosi pendukung kedua kesebelasan, dibuat naik turun. Terutama ketika Lionel Messi mencetak gol pembuka pada menit 23 babak pertama, sebagai konsekuensi kemelut di depan gawang Prancis, yang menyebabkan Angel Di Maria terjatuh hingga wasit menunjuk titik putih.
Tendangan pinalti dieksekusi Messi dengan apik, dan berbuah gol.
Meski tertinggal satu gol, anak asuh Didier Deschamps tetap menunjukkan perlawanan yang layak. Beban juara bertahan Piala Dunia 2018 bikin Mbappe dan kawan-kawan terus melawan. Sayang, pada menit 35.22 umpan Messi ke arah kanan gawang Prancis, diselesaikan dengan baik oleh Di Maria, dan berhasil menggandakan gol untuk Argentina.
Skor 2-0 untuk keunggulan Argentina. Skor bertahan hingga akhir babak pertama, bahkan tambahan waktu 7 menit yang diberikan wasit, tak mengubah skor.
Usai turun minum, anak-anak Prancis bersikeras membalikkan keadaan. Babak kedua nyatanya memberi kesempatan Prancis membalas gol. Menit 79.31 tendangan pinalti di depan gawang Argentina, berbuah gol. Posisi berbalik. Gengsi benua Eropa hidup kembali. Kylian Mbappe mencetak dua golnya secara berurutan hanya dalam hitungan 97 detik. Sayang. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang waktu normal 90 menit berakhir. Kedua tim sama ngototnya ingin bawa pulang Piala Dunia dari Lusail Stadium, Doha, Qatar.
Babak tambahan rupanya tak mengubah angka gol. Hingga akhirnya wasit memutuskan untuk adu pinalti. Pertarungan akhirnya dimenangkan Argentina dengan skor 4-2. Setelah sekian lama, akhirnya Tim Tanggo berhasil angkat piala.
Editor: Rusdi