"Kemarin, atau sehari sebelum kemarin, saya memberinya ciuman besar," kata Van Gaal pada konferensi pers pasca pertandingan. "Saya akan memberinya ciuman besar lagi sehingga semua orang bisa melihatnya," imbuhnya.
Dan hal itulah yang dilakukan Van Gaal di International Khalifa Stadium Sabtu (3/12/2022) tengah malam tadi. "Ini dia," kata Van Gaal, menunjukkan kasih sayangnya kepada bek kanan, yang bermain untuk klub Italia Inter Milan itu.
Dumfries melakukan semuanya melawan Amerika Serikat saat Belanda memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 19 pertandingan saat mengejar gelar Piala Dunia yang tahun ini penuh kejutan.
Tim nasional Belanda memikul beban sebagai negara sepakbola terbaik yang belum pernah memenangkan Piala Dunia. Belanda telah tiga kali menjadi runner-up - 1974, 1978 dan 2010 dan berada di urutan ketiga pada tahun 2014 setelah kalah dari Argentina melalui adu penalti di semi final.
Namun, kegagalan lolos pada 2018 saat Piala Dunia berlangsung di Rusia mungkin memberikan motivasi lebih kali ini.
Dumfries mencetak gol terakhir Oranje pada menit ke-81 dengan tendangan voli setelah pemain pengganti di babak kedua Haji Wright mencetak gol pada menit ke-76 untuk membawa Amerika kembali ke pertandingan. Dia juga menambahkan assist pada dua gol lainnya untuk Memphis Depay menit ke-10 dan Daley Blind di waktu tambahan babak pertama. Memphis Depay menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol dalam karier Belanda dengan 43 gol, hanya tertinggal 50 gol dari Robin van Persie.
"Itu adalah pertandingan yang hebat dan saya senang saya bisa menjadi penting bagi tim," kata Dumfries, yang namanya diambil dari aktor Amerika Denzel Washington.
"Saya bangga memiliki namanya," katanya. "Saya sangat bangga dengan Denzel Washington. Ia adalah pribadi yang sangat kuat yang menyuarakan pandangannya dan saya melihatnya sebagai contoh," ungkapnya.
Dumfries mengatakan Oranje "lebih fokus" daripada dalam pertandingan grup yang kurang bersemangat - hasil imbang 1-1 dengan Ekuador dan kemenangan 2-0 atas Senegal dan Qatar. "Kami tahu bisa bermain lebih baik daripada yang kami lakukan dalam tiga pertandingan pertama," jelasnya.
"Di Belanda, kami terbiasa menguasai bola, memiliki penguasaan bola," kata Dumfries. "Ini adalah cara bermain yang berbeda. Saya juga memahami kritik di Belanda karena kami bisa bermain jauh lebih baik dengan bola," ucap Dumfries.
Kiper Amerika Serikat Matt Turner dan barisan pertahanan Amerika Serikat berada di bawah tekanan konstan dalam menangani umpan silang ke dalam kotak 6 yard.
"Sepertinya mereka memiliki sedikit kesabaran ekstra dan memotong bola ke belakang, dan kami tidak melacak dengan baik," kata Turner. "Saya merasa setiap kali mereka menyeberangkan bola, mereka menyundulnya atau mereka mendapatkan kesempatan mencetak gol,” ujarnya lagi.
Cody Gakpo yang telah mencetak tiga gol di turnamen ini, mengatakan apa yang telah dibicarakan Van Gaal: Belanda akhirnya bisa memenangkan gelar juara, meskipun hanya sedikit yang berpikir ini adalah salah satu tim terbaik di negara ini.
"Kami percaya pada diri kami sendiri sejak awal dan kami datang ke sini dengan sebuah tujuan dan itu adalah untuk mencoba dan menjadi juara dunia. Kami percaya akan hal itu," ujar Gakpo.
Usai laga, terlihat Christian Pulisic menutupi wajahnya saat dia berjalan pergi. Tyler Adams, Weston McKennie dan Kellyn Acosta berkumpul untuk berpelukan. Tim Weah, DeAndre Yedlin dan Sean Johnson duduk di lapangan dalam lingkaran kecil meratapi kesedihan.
"Rasanya sakit setelah kekalahan yang sulit seperti itu ketika kami merasa kami bisa mendapatkan lebih banyak," kata Pulisic. "Kami tidak ingin merasa seperti ini lagi."
"Publik Amerika seharusnya optimistis," kata Gregg Berhalter, orang pertama yang bermain untuk dan melatih tim AS di Piala Dunia. "Ketika Anda melihat cara kami ingin bermain dan memang bermain, itu seharusnya positif," jelasnya.
AS belum pernah mencapai perempat final sejak 2002 dan tersingkir di babak sistem gugur pertama, seperti pada 2010 dan 2014. Setelah kegagalan berlaga di 2018, Yedlin adalah satu-satunya pemain yang bertahan dalam daftar pemain yang merupakan pemain termuda kedua di turnamen ini, dengan rata-rata hanya lebih dari 25 tahun.
"Sekarang mereka tahu perasaan seperti apa rasanya kalah setelah berusaha keras," kata bek berusia 29 tahun itu, "dan perasaan kalah dari masa lalu hanya dapat memicu kesuksesan di masa depan," ucap Yedlin.
AS tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan melawan lawan-lawan Eropa di Piala Dunia sejak 2002 dan telah menang sekali dan kalah tujuh kali di babak sistem gugur sejak kejuaraan diluncurkan pada tahun 1930.
Editor: Aspian Nur