Bukan ide dari Klopp sebenarnya untuk mengubah jadwal latihan di bulan Ramadan tersebut, melainkan ide dari sang kapten tim Jordan Henderson yang berhasil meyakinkan Klopp untuk mengubah jadwal latihan klub bulan ini demi mengakomodasi pemain muslim di tim mereka.
Seperti diketahui, ada empat pemain Islam di skuat Liverpool, yaitu Mohamed Salah, Sadio Mane, Ibrahima Konate dan Naby Keita.
Dilansir dari Dailymail.co.uk Jumat (29/4/2022) hari ini, Mane mengungkapkan bagaimana Henderson menyampaikan ide yang diterima Klopp tersebut.
"Ini tidak mudah karena kami (pemain muslim) harus bermain dan berlatih saat puasa Ramadan, jadi sama sekali tidak mudah," kata Mane.
“Tapi sebelum Ramadan kami mencoba berbicara dengan kapten (Henderson) agar dia memberi tahu bos (pelatih) mungkin kami bisa mengubah jadwal dan berlatih di pagi hari karena lebih mudah bagi kami. Kalau kami berlatih pagi setelah itu bisa istirahat dan pulang, kami merasa itu lebih baik, sementara kalau latihan siang tentu kami juga harus memikirkan kondisi tubuh karena di siang hari kebugaran akan menurun. Pelatih mengatakan ya dan saya pikir itu membuatnya lebih mudah dan kami mencoba melakukan yang terbaik," papar Mane.
Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Islam yang diamati oleh umat Islam di seluruh dunia dengan berpuasa, sejak Sabtu 2 April, ada juga yang memulainya pada hari Minggu 3 April dan akan berakhir dengan perayaan Idulfitri Senin 2 Mei pecan depan.
Selama sebulan, umat Islam menjalani puasa ketat dari fajar hingga matahari terbenam, yang membuat para pemain muslim di Liga Premier mengalami kesulitan. Sebelum pertandingan malam hari, beberapa klub Eropa melalui kapten tim mereka meminta istirahat minum pada saat pemain Islam berbuka puasa.
Ketika ditanya bagaimana para bintang Liverpool menjalani puasa dihari pertandingan, Mane mengaku itu tidak mudah.
“Ini tidak mudah, tetapi seperti biasa, hari pertandingan adalah sesuatu yang lain. Dengan Ramadan itu sulit tetapi saya pikir Liverpool, mereka mencoba membuat segalanya lebih mudah bagi kami,” ujar Mane lagi.
“Kami berbicara dengan ahli gizi kami, Mona dan terutama sebelum hari pertandingan dia melakukan segalanya lebih mudah bagi kami untuk memastikan kami tetap bisa berpuasa saat latihan dan pertandingan,” ujar pemain timnas Senegal ini.
Klopp berharap jadwal latihannya yang berubah dan bantuan kepala ahli gizi Mona Nemmer akan membuat Mane lebih bugar dalam pertandingan Liga Champions melawan Villarreal pada hari Rabu leg kedua semifinal pekan depan.
Villarreal yang ditangani pelatih Unai Emery akan menjamu wakil Inggris itu hanya dua hari setelah Lebaran Idulfitri 1443 Hijriyah, yang artinya bisa membuat pemain muslim di Liverpool bisa tampil lebih garang karena tak lagi berpuasa.
Editor: Aspian Nur