Disaksikan langsung Roman Abramovich sebagai pemilik klub, Si Biru harus menuntaskan pertandingan lewat babak tambahan dan memastikan juara via ekseksusi penalty Kai Harvert.
Diawali gol sundulan Romelu Lukaku menit ke-55 babak kedua, Palmeiras menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Raphael Veiga di menit ke-64. Skor 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir dan memaksa duel lanjut ke extra time.
Menit 117 Kai Harvert memastikan gelar juara Chelsea lewat eksekusi penalty setelah pemain belakang Palmeiras handsball di area terlarang. Pemain belakang Palmeiras Luan Garcia mendapat kartu merah di pertandingan ini setelah melanggar Kai Harvert.
Tak ada gol tambahan hingga bubaran dan Chelsea resmi jadi kampiun sekaligus meraih gelar pertama di pentas Piala Dunia Antarklub. Klub dari Kota London, Inggris itu juga meneruskan dominasi Eropa dalam ajang tersebut, yang sudah berlangsung selama satu dekade terakhir.
Sebelumnya Chelsea sempat menembus final di tahun 2012 namun kampiun Liga Champions 2021 itu kalah dari tim asal Brasil lainnya, Corinthians 0-1. Chelsea menjadi tim ketiga Inggris yang sukses membawa pulang titel Piala Dunia Antarklub ke Negeri Ratu Elizabeth.
Klub London itu menyusul jejak dua tim Premier League lainnya, Manchester United (2008) dan Liverpool (2009). Chelsea juga kali ini turut memperpanjang tren positif tim-tim Eropa di Piala Dunia Antarklub.
Wakil Benua Biru selalu keluar sebagai kampiun sejak 2013. Beberapa catatan penting ditorehkan Chelsea dari hasil ini, diantaranya momen spesial bagi kapten klub Cesar Azpilcueta meraih gelar juara terbanyak bersama Chelsea, trofi ganda kiper untuk Edouard Mendy yang baru saja membawa Senegal kampiun Piala Afrika 2021 dan sang pelatih yang datang hanya sehari jelang final ini setelah terbebas dari Covid-19. Di kursi penonton, ada 15 ribu fans Palmeiras sementara Chelsea hanya didukung seribu fans mereka.
"Saya bagian di dalamnya (keberhasilan Chelsea yang berkelanjutan) dan saya senang memiliki kesempatan itu," kata Tuchel, pelatih terbaik tahun 2020/21 usai pertandingan kepada Channel 4.
“Kami mengatakan sebelumnya di ruang ganti betapa ini kesempatan untuk juara, semua orang iri pada kami untuk bermain di final. Kami ingin bermain tanpa penyesalan. Masih ada hal-hal yang harus dimenangkan, itu tidak pernah berhenti dan akhirnya kami mendapatkannya,” tegas pria asal Jerman ini
Editor: Aspian Nur