Rencana pemberian gelar Ballon d’Or memancing reaksi para pesepakbola dunia dan atlet serta legenda untuk berkomentar siapa yang menurut mereka paling berhak meraih gelar bergengsi tersebut.
Ronaldo Luis Nazario de Lima alias Ronaldo menyebut Mitos sepak bola dan salah satu striker paling mematikan dalam sejarah memiliki preferensi yang jelas.
"Tanpa ragu, kandidat saya untuk Ballon d'Or adalah Benzema. Penyerang terbaik selama 10 tahun dan juara di atas segalanya. Tidakkah itu benar menurut Anda?," kata Ronaldo dilansir dari laman Marca.com Rabu (10/11/2021) hari ini.
Bek Juventus Giorgio Chiellini memilih Jorginho sebagai pemenang. "Saya berharap dia memenangkan Ballon d'Or karena dia teman satu negara dan saya akan merasakan penghargaan itu sama seperti saya sebagai orang Italia. Saya selalu menganggap Jorginho sebagai pemain hebat. Bersama Mancini dia telah berkembang dan merupakan pemain top,” kata Chiellini.
Gelandang Manchester City Kevin de Bruyne memilih penyerang Bayern Munchen Robert Lewandowski setelah melihat performanya selama dua musim terakhir. "Melihat ke belakang selama periode dua tahun, karena tahun lalu tidak ada, saya akan memberikan Ballon d'Or kepada Lewandowski," ujarnya.
Bek tengah Barcelona Gerard Pique mengaku tetap memilih Lionel Messi. "Ballon d'Or? Jika mereka memilih kriteria penghargaan, maka Messi akan menang," sebutnya.
Zinedin Zidane kepada TeleFoot menyatakan dengan tegas kepada siapa trofi harus diberikan.
"Karim Benzema ada di atas awan. Saya akan memberinya Ballon d'Or. Dia pantas mendapatkannya. Dia pemain yang luar biasa, saya mendapat kehormatan besar untuk melatihnya. Dia tahu bagaimana melakukan segalanya di lapangan. Dia di atas dan di atas segalanya. Saya harap dia bisa dihargai dengan Bola emas ini," tegas mantan pelatih Real Madrid ini.
Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Marco Verratti membuat opsi dan enggan memilih. “Pilihan antara Jorginho dan Messi harus diperjelas: jika kami memberikannya kepada seseorang yang telah memenangkan segalanya di Eropa, Jorginho. Jika kami memberikannya kepada yang terkuat dari semuanya, orang yang menghibur jutaan penggemar di setiap pertandingan, termasuk saya sendiri maka Messi akan selalu memenangkannya selama dia bermain,” kata Verratti kepada Gazzetta dello Sport.
Pelatih PSG Mauricio Pochettino tidak ragu memilih Messi. "Untuk Messi. Dan jika saya tidak melatih Messi, saya tetap memilih Messi. Tanpa ragu. Lewandowski di posisi kedua dan ketiga adalah Cristiano," katanya di COPE Game.
Frank Leboeuf yang juara dunia bersama Prancis pada 1998, meminta agar Messi tidak dipilih. "Pada 2000 dan 2006, Zidane tidak mendapatkan Ballon d'Or karena insiden kartu merah. Messi mendapat kartu merah di Piala Super Spanyol karena pukulannya. Itu penting. Jika kami tidak memberikannya kepada Zizou, kami seharusnya' tidak memberikannya kepada Messi," tegasnya.
Pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi memilih Benzema. "Bagi saya, selama bertahun-tahun, dia adalah penyerang tengah terkuat dari semuanya. Di atas Lewandowski. Saya lebih suka Benzema," ujar Zerbi.
Pemain muda yang sedang bersinar bersama Barcelona, Pedri, yang juga dinominasikan untuk Ballon d'Or, tidak ragu memilih Messi. "Jika saya harus memilihnya sendiri, saya selalu mengatakan bahwa bagi saya Leo adalah terbaik," sebut Pedri.
Petenis dunia asal Spanyol Rafael Nadal diketahui fans berat Real Madrid dan memposting pesan di media sosial yang mendukung pencalonan Benzema.
"Kekaguman saya sebagai pemain, komitmen terhadap olahraga dan profesionalisme di usianya. Semoga sukses dan dukungan saya untuk Ballon d'Or 2021," tulis Nadal.
Rafael Marquez, mantan pemain Barca membuat kejutan dengan tidak memilih Messi sebagai pemenang dalam wawancara di El Chiringuito.
“Yang terbaik sepanjang masa adalah Pelé, meskipun saya tidak melihatnya bermain, tetapi untuk semua yang dia menangkan, bagaimana dia menandai sepak bola dan kepentingannya. Dan untuk Ballon d'Or tahun ini akan didapatkan Lewandowskim,” tegasnya.
Pemain bintang Celta de Vigo Iago Aspas kepada El Partidazo juga memuji penampilan Lewandowski. "Saya sangat menyukai Benzema, tetapi saya akan memberikannya kepada Lewandowski,” ucap Aspas.
Mantan pelatih Barcelona Ronald Koeman mendukung mantan bintangnya. "Messi adalah kandidat utama untuk musimnya yang hebat dan untuk memenangkan Copa América. Bagi saya, dia adalah favorit utama tahun ini," kata Koeman.
Sedangkan pelatih Bayern Julian Nagelsmann tak ragu memilih anak asuhnya Robert Lewandowski. “Dia pantas mendapatkan Ballon d’Or tahun lalu dan menurut saya dia juga harus memenangkannya sekarang karena dia telah bermain lebih konsisten daripada siapa pun selama tiga tahun terakhir,” ujar Nagelsmann.
Luis Suárez, legenda sepak bola dan satu-satunya pemain Spanyol yang meraih Ballon d'Or dengan tegas kepada Carrusel Deportivo menyebut nama Lewandowski. "Berikan Lewandowski Ballon d'Or kalau tidak, aku akan memberinya milikku," ucap Suarez. "Saya lelah memberikan Ballon d'Or kepada Leo Messi. Bagi saya itu adalah ketidakadilan total," imbuhnya.
Mantan pemain sayap Prancis dan Manchester United Patrice Evra mengesampingkan Messi. "Ballon d'Or ini untuk Kanté atau Jorginho, yang pantas mendapatkannya. Saya tidak mengerti mengapa orang berkata: 'Dia hanya seorang gelandang.' Dia memenangkan segalanya. Dan tidak hanya dia menang, Sebaliknya, dia banyak berpartisipasi dalam kemenangan ini.
Menurut pendapat saya, itu adalah ketidakadilan. Saya muak memberikannya kepada Leo Messi. Apa yang dia menangkan tahun ini? Oke , Piala Amerika, tetapi dengan Barcelona, apa yang dia menangkan? Jorginho memenangkan trofi jadi bagi saya itu alasan yang tepat,” papar Evra.
Mantan bek tim nasional Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos menyatakan dirinya jatuh cinta dengan Benzema dan akan memberikan Ballon d'Or 2021. "Bahkan jika dia berada di tim lain di dunia Ballon d'Or tetap layak untuknya,” kata Carlos.
Editor: Aspian Nur