Abaikan Messi, karena dalam tiga uji coba ini, ada trio maut yang siap jadi penyeimbang kekuatan lini depan tim dari Catalan andai La Pulga absen. Ya, Memphis Depay (Belanda), Antoine Griezmann (Prancis) dan Yusuf Demir (Austria), jadi trisula maut bagi Barca karena selalu menghadirkan ancaman nyata di depan gawang lawan.
Menghadapi klub Bundesliga di markas lawan, Depay mencetak gol pembuka lewat aksi menawan menit ke-21. Gol kedua tercipta dari tendangan jarak dekat Demir berawal dari aksi Depay kerjasama dengan Griezmann menit 36 sampai akhirnya menit ke-73 gol penutup dicetak pemain muda Riqui Puig assist dari Griezmann.
Melihat hasil ini, wajar kalau fans Barcelona optimistis dengan ketajaman lini depan tim kebanggaan mereka, terlebih dengan formasi 1-4-3-3, bukti nyata terlihat berupa kemenangan. Barca masih akan melakoni dua uji coba menghadapi RB Salzburg dan Juventus pekan ini.
Bagi Depay ini gol kedua bersama Barcelona setelah sebelumnya mencetak gol via penalty ke gawang Girona. Kerjasamnya dengan Griezmann setidaknya bisa membuat posisi Messi dan kompatriotnya, Sergio Aguero, yang juga baru bergabung dengan Barcelona, bukan tak mungkin tergusur.
Bagi Demir yang masih berusia 19 tahun, gol ke gawang Stuttgart jadi yang pertama untuk Barcelona. “Kemenangan yang penting, kami berada di jalur yang benar. Kami memiliki pertandingan hebat melawan lawan yang telah berlatih lebih lama,” ujar Koeman usai pertandingan dilansir dari Marca.com.
Tanpa ragu Koeman memuji ketajaman lini depan Barca terlebih kepada Depay. “Dia sudah bermain di Manchester United, Lyon dan tim lain, Depay menunjukkan dia adalah seorang pencetak gol. Kami memiliki beberapa pemain di lini serang yang bisa bersaing. Ada Sergio Aguero dan saya harap Leo (Messi) kembali,” tutupnya
Penulis/Editor: Aspian Nur