Menghadapi Granada, ada dua catatan penting yang dibuat Barcelona, terkait dengan dua penyerang mereka Antoine Griezmann dan Lionel Messi. Griezmann memperlihatkan penampilan terbaiknya di laga ini sekaligus menyudahi puasa golnya. Striker Barcelona itu mencetak sepasang gol plus menciptakan satu assist dengan dua gol lainnya dicetak Messi.
Keran gol Antoine Griezmann kembali lancar berkat dua gol ini. Sebelumnya, Griezmann menjalani puasa gol selama delapan pertandingan sejak terakhir membobol gawang Ferencvaros di laga grup Liga Champions pada Desember 2020. “Ini tiga poin penting, aku sangat gembira tapi kami harus terus merebut tiga poin. Kami memulai dengan sangat baik, kami harus terus seperti ini," kata Griezmann usai laga.
Sementara terkait Messi, ada pemandangan tak biasa karena di laga ini La Pulga ditarik keluar pada babak kedua. Ini baru pertama terjadi pada musim 2020/2021 di semua kompetisi. Pada musim 2019/2020 lalu, Lionel Messi hanya sekali diganti dari 33 laga yang dimainkan di La Liga.
Sepanjang musim, dia 31 kali bermain penuh. Jadi, Messi diganti saat laga berjalan adalah momen langka. Momen itu kembali terjadi pada menit ke-65 laga Granada vs Barcelona. Messi digantikan Martin Braithwaite. Messi pun kehilangan kesempatan mencetak hattrick pertamanya pada tahun 2021.
"Melihat skornya, kami bisa mengubah susunan pemain dan memberi waktu istirahat pada pemain yang sangat penting seperti Messi dan Frenkie de Jong," ucap Ronald Koeman. Koeman merasa ada laga penting yang harus dimainkan. Sebab, mereka akan berjumpa Real Sociedad pada semifinal Super Cup tengah pekan ini. Koeman ingin Barca tampil kompetitif pada laga itu
. "Barca butuh Messi, kami butuh Messi untuk mencapai hal-hal besar dan berjuang mendapat gelar," tegas Koeman. Sementara itu di laga lain, Real Madrid gagal memanfaatkan kesempatan untuk menguasai puncak klasemen. Los Merengues di luar dugaan bisa ditahan tim papan bawah Osasuna di Stadion El Sadar.
Pertandingan berjalan cukup sulit buat kedua tim lantaran turunnya salju di Stadion El Sadar. Beberapa area lapangan tampak tertutup endapan salju, sehingga menghambat pergerakan para pemain dan aliran bola. Seperti diketahui, wilayah Pamplona yang menjadi lokasi duel Osasuna vs Real Madrid diterpa badai salju Filomena sepanjang hari pada Sabtu (9/1/2021) lalu. Endapan salju setinggi 10 sentimeter bahkan sudah diprediksi bakal menutupi rumput lapangan sebelum pertandingan digelar.
Cuaca ekstrem tersebut rupanya membuat Zinedine Zidane geram. Pelatih Real Madrid itu menilai laga kedua tim seharusnya ditunda, mengingat badai salju yang belum mereda di Pamplona. "Saya mengeluhkan tentang jalannya pertandingan tadi. Kondisinya buruk sekali," sebut Zidane. (*)
Editor: Aspian Nur