Seharusnya tim tamu setidaknya bisa mencuri satu angka kalau saja kiper Barcelona Marc Ander ter Stegen tak melakukan blunder dengan meninggalkan gawangnya terlalu jauh. Gol tunggal kemenangan Atletico Madrid dicetak oleh Yannick Carrasco pada menit ke-45.
Blunder Marc-Andre ter Stegen menjadi viral dalam laga ini. Dia sudah melakukan lima kesalahan yang berujung kebobolan sejak April 2019. Dalam kurun waktu tersebut kiper Barcelona ini menjadi yang paling sering blunder di LaLiga.
Atas hasil ini Atletico Madrid menempati peringkat kedua LaLiga dengan 20 poin menyamai Real Sociedad di puncak klasemen. Sementara Barcelona berada di urutan ke 10 dengan 11 poin. Lionel Messi dkk. hanya sekali menang dari lima pertandingan terakhir.
Ini adalah start terburuk Barcelona di liga sejak musim 1995-1996 atau 24 tahun silam. Barcelona pernah mengalami start yang buruk pada musim 2002-2003 dan 2003-2004, namun itu masih lebih baik karena Barca bisa mengumpulkan 12 poin dari 8 pertandingan.
Tentunya, catatan ini menjadi pukulan telak bagi Ronald Koeman. Koeman merupakan pelatih anyar Barcelona yang menggantikan posisi Quique Setien pada awal musim 2020-2021. Koeman diberi tugas berat untuk membawa Barcelona keluar dari keterpurukkan musim sebelumnya.
Pada musim 2019-2020, Barcelona gagal meraih satu pun trofi. Ditambah lagi performa buruk di Liga Champions yang berakhir dengan kekalahan 8-2 dari Bayern Munchen. "Ini mengkhawatirkan. Untuk tim besar, kebobolan gol seperti ini tidak mungkin,” sebut Koeman usai laga."Seperti pelatih mana pun, saya bertanggung jawab atas hasil tim," tegas pelatih asal Belanda tersebut.
Meski musim masih panjang, kemenangan Atletico membuat mereka unggul sembilan poin dari Barcelona. Koeman sadar bahwa timnya memiliki jarak besar untuk dikejar dan ia menuntut para pemainnya merespons dengan serangkaian kemenangan.
"Ini jarak yang cukup besar, tetapi ada banyak waktu tersisa dan banyak pertandingan. Kami tahu bahwa setiap pertandingan rumit, tetapi setelah kekalahan ini kami harus meraih kemenangan beruntun yang penting," paparnya.
Barca juga telah mengonfirmasi setelah pertandingan bahwa Pique mengalami cedera lutut dan harus absen selama enam bulan. Bagi manajer Atletico Diego Simeone,hasil ini menghapus catatan buruknya setelahdalam 17 pertandingan menghadapi Barca tidak pernah menang. Rinciannya 11 kali kalah dan 6 kali berakhir imbang.
Simeone seperti biasa pragmatis dalam wawancara pasca-pertandingan dan dia mengalihkan semua hal positif ke para pemain pekerja kerasnya. “Tim bermain sangat baik sekarang. Saya telah mengatakannya selama beberapa waktu dan itu memberi kami kepercayaan diri untuk terus bekerja keras.” paparnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber hari Minggu 22 November 2020.