Kekurangan Ratusan Guru, Disdikpora PPU Pertahankan Tenaga Honorer
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk tetap mempertahankan keberadaan guru honorer.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, menjelaskan bahwa setelah melalui berbagai pertimbangan, disepakati untuk memperpanjang masa kerja para guru honorer tersebut.
“Setelah beberapa lama, ada lagi komitmen, bisa sampai bulan Desember,” ujar Muhtar, Selasa (2/5/2026).
Mengenai kelanjutan nasib para tenaga pendidik ini setelah bulan Desember, Muhtar menyebutkan keputusan akan dikembalikan dan bergantung pada kebijakan daerah masing-masing.
Saat ini, PPU tengah menghadapi krisis tenaga pendidik yang cukup signifikan. Berdasarkan data riil di lapangan, PPU masih kekurangan sekitar 240-an posisi guru.
Keberadaan guru honorer menjadi tumpuan utama, mengingat jumlah mereka saat ini mencapai hampir separuh dari total tenaga pengajar yang ada, yaitu sekitar 1.700-an orang.
Guna mengatasi persoalan ini, Disdikpora PPU telah merancang langkah strategis dengan mengajukan usulan formasi ke pemerintah pusat melalui jalur seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Meskipun demikian, Muhtar mengakui kuota untuk CPNS biasanya tidak terlalu besar. “Kita usulkan di CPNS, P3K itu nanti. Tapi biasanya CPNS ini kan enggak terlalu banyak. Walaupun pada dasarnya prioritas utama itu dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,” tuturnya.
Ia juga memastikan anggaran untuk pembiayaan gaji para guru honorer ini telah dialokasikan melalui anggaran daerah (PJLP).
Editor: Erwin










