Kabar ini menjadi angin segar bagi para pelajar dan mahasiswa, mengingat Pemkab Kukar tetap mengalokasikan anggaran besar senilai Rp56,4 miliar di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan portal pendaftaran sudah aktif dan bisa diakses oleh masyarakat luas.
“Pendaftaran sudah dibuka mulai 27 April hingga 26 Mei 2026. Kami memberikan waktu satu bulan penuh bagi pemohon untuk melengkapi berkas melalui laman resmi,” ujar Fathul, Senin (4/5/2026).
Fathul mengungkapkan ada yang berbeda pada skema 2026 ini. Selain jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA) dan S1, Pemkab Kukar menghadirkan bantuan pendidikan khusus bagi para santri. Langkah ini diambil agar akses pendidikan yang merata bisa menyentuh basis pendidikan berbasis keagamaan di pesantren. Kata dia, pemerintah telah membagi jatah penerima agar penyaluran lebih tepat kepada penerima. Program Mahasiswa S1, tersedia 3.595 kuota dengan bantuan dana sebesar Rp5 juta per orang.
Kemudian, program kerja sama disiapkan 155 kuota, diprioritaskan untuk sektor kesehatan dan bidang strategis lainnya. Selanjutnya beasiswa stimulus, menempati porsi sisa kuota terbesar untuk menjangkau pelajar di berbagai tingkatan.
Fathul menegaskan Bupati Kukar telah memberikan instruksi khusus agar sektor pendidikan tidak terkena dampak pemangkasan anggaran.
“Meskipun kondisi keuangan sedang defisit, anggaran beasiswa tidak akan dikurangi. Bahkan, Bupati berharap pada 2027 mendatang alokasi ini bisa terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Fathul juga mengingatkan, bagi yang memenuhi kriteria, segera unggah dokumen administrasi melalui portal beasiswa.kukarkab.go.id
“Saya ingatkan untuk tidak menunda pendaftaran hingga hari terakhir, ini untuk menghindari kendala teknis pada sistem verifikasi,” tutupnya.
Editor: Erwin