Unmul Raih Hibah Rp11,1 Miliar, Siap Tingkatkan Riset dan Kolaborasi
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Universitas Mulawarman mengamankan dana hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 sebesar Rp11,1 miliar.
Capaian ini menjadi sinyal menguatnya kapasitas riset kampus sekaligus dorongan untuk meningkatkan produktivitas akademik.
Perolehan tersebut berasal dari 115 judul penelitian dan program pengabdian yang dinyatakan lolos pendanaan.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya dan memperlihatkan tren kompetitif Unmul di tingkat nasional.
Momentum ini turut ditandai dengan peluncuran Sistem Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIPENAMAS). Platform digital ini disiapkan untuk mempercepat proses pengelolaan riset, mulai dari pengajuan hingga pelaporan, sekaligus mendorong tata kelola yang lebih transparan dan terintegrasi.
Rektor Unmul, Abdunnur, menegaskan bahwa capaian dana hibah tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas riset. Ia menyebut, peningkatan anggaran perlu diiringi dengan luaran penelitian yang lebih berdampak.
“Dana Rp11,1 miliar ini bukan sekadar angka, tetapi peluang untuk menghasilkan riset yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan dunia industri,” ujar Abdunnur.
Ia juga menargetkan lonjakan jumlah proposal penelitian pada tahun mendatang. Menurutnya, dengan dukungan sistem yang lebih baik dan semangat akademik yang terus tumbuh, Unmul optimistis mampu menembus 1.500 proposal.
“Kami mendorong seluruh dosen untuk lebih aktif mengajukan proposal. Target kami ke depan bisa mencapai 1.500 proposal penelitian,” katanya.
Lebih lanjut, Abdunnur menekankan tantangan utama ke depan tidak hanya pada jumlah penelitian, tetapi juga relevansi hasil riset. Ia menilai kolaborasi dengan pemerintah dan sektor industri menjadi kunci agar penelitian tidak berhenti di ranah akademik semata.
“Kolaborasi menjadi penting agar riset yang dihasilkan bersifat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” tegasnya.
Seiring meningkatnya pendanaan dan dukungan sistem, Unmul mendorong penguatan budaya riset di lingkungan kampus. Partisipasi dosen dalam pengajuan proposal disebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menjadi indikator tumbuhnya kesadaran akademik yang lebih progresif.
Dengan dukungan hibah yang semakin besar, Unmul menargetkan tidak hanya peningkatan kuantitas penelitian, tetapi juga kualitas publikasi ilmiah. Kampus ini berupaya memperluas kontribusi riset yang mampu menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Editor: Erwin










