Bukan tanpa tujuan, mereka datang untuk beraudiensi dengan instansi tersebut mempertanyakan terkait insentif bagi guru-guru sekolah swasta.
Ketua Forum Guru Sekolah Swasta Bahrul memimpin audiensi didampingi Sekretaris Suprianto, diterima Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah, didampingi Sekretaris Pujianto serta jajaran kepala bidang.
Audiensi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah poin penting yang menjadi pijakan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di sekolah swasta.
Selain soal insentif, forum juga menilai perlunya perhatian lebih optimal terhadap bantuan sarana dan prasarana sekolah swasta. Selain itu, mekanisme pengajuan bantuan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan dan tepat sasaran.
Tak hanya aspek fisik, penguatan karakter siswa juga menjadi perhatian utama. Program pendidikan diharapkan mampu menanamkan nilai religius, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial secara terintegrasi dalam aktivitas belajar sehari-hari. Kegiatan gotong royong di lingkungan sekolah pun dinilai penting untuk terus ditingkatkan guna membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Forum Guru Sekolah Swasta juga resmi ditetapkan sebagai mitra strategis Disdikbud dalam menyampaikan informasi dan mendukung program pemerintah daerah.
Untuk memperkuat koordinasi, kedua pihak sepakat menggelar rapat rutin secara berkala. Selain itu, validitas data dalam sistem Dapodik menjadi perhatian serius. Data yang akurat dinilai krusial dalam memastikan kebijakan dan program pendidikan tepat sasaran.
Menanggapi isu yang beredar terkait rencana penghapusan insentif bagi sekolah swasta, Kepala Disdikbud Kukar memastikan kabar tersebut tidak benar.
“Pemberian insentif bagi sekolah swasta tetap menjadi prioritas dan akan terus disalurkan. Guru yang telah memiliki sertifikasi juga dipastikan tetap menerima haknya sesuai ketentuan,” tegas Heriansyah.
Motivasi diberikan kepada para guru agar tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa. “Teruslah mengajar dengan penuh dedikasi. Insya Allah hak para guru tetap kami berikan,” harapnya.
Sementara Bahrul menyebut pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap sekolah swasta yang selama ini turut berperan besar dalam dunia pendidikan.
“Kami berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan nyata, baik dari sisi sarana prasarana maupun kesejahteraan guru. Sekolah swasta juga memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Bahrul.
Penetapan forum sebagai mitra resmi Disdikbud merupakan langkah positif dalam memperkuat komunikasi dan sinergi. “Kami siap menjadi jembatan antara guru sekolah swasta dengan pemerintah, agar setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Kesimpulan audiensi yaitu menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah swasta. Sinkronisasi data dan program juga menjadi prioritas agar kebijakan berjalan efektif.
“Dengan sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan tenaga pendidik, diharapkan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara terus meningkat, sekaligus menciptakan generasi yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tukas Bahrul.
Editor: Aspian Nur