Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kaltim, Achmad Rasyidi, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan dimulai kembali pada awal pekan setelah masa libur Lebaran berakhir.
Ia menjelaskan, para siswa yang sebelumnya dipulangkan ke keluarga kini secara bertahap telah dijemput kembali oleh pihak sekolah untuk kembali ke asrama.
“Penjemputan tersebut merupakan bentuk dukungan dari pengelola Sekolah Rakyat, terutama bagi siswa yang tidak memiliki biaya transportasi untuk kembali secara mandiri,” ujar Rasyidi kepada Korankaltim.com, Jumat (27/3/2026).
Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa selama perjalanan dari rumah menuju lingkungan sekolah. Rasyidi juta mengungkapkan, selama ini tidak ditemukan kendala dalam proses pengembalian siswa pasca libur Lebaran. “Seluruh siswa yang dipulangkan tercatat kembali melanjutkan pendidikan,” sebutnya.
Bahkan, dia menyatakan sebagian besar siswa Sekolah Rakyat menunjukkan antusiasme untuk kembali ke sekolah karena merasa nyaman dengan sistem asrama yang diterapkan.
“Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa program Sekolah Rakyat mampu memberikan lingkungan yang aman dan mendukung bagi peserta didik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rasyidi mengungkapkan bagi siswa yang tidak memiliki orang tua atau keluarga, mereka tetap tinggal di asrama selama masa libur dengan pengawasan wali asrama, sehingga keberlangsungan pembinaan tetap terjaga.
Sementara itu dari sisi kesiapan fasilitas, Sekolah Rakyat di Kaltim juga semakin lengkap untuk menunjang proses belajar mengajar setelah libur panjang.
“Berbagai sarana pendukung seperti smartboard, laptop, kendaraan operasional, hingga perlengkapan pribadi siswa telah tersedia dan siap digunakan kembali jelang aktif kegiatan belajar,” tutupnya.
Editor: Erwin