Kampus yang dikenal dengan semangat inovatif dalam pengembangan komunikasi publik ini berhasil meraih penghargaan Terbaik II Kategori Kampanye Komunikasi Publik Perguruan Tinggi Negeri pada ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2025, yang digelar oleh Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (12/11/2025) lalu.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Tim Humas, Publikasi, Dokumentasi, dan Protokoler UINSI Samarinda, Agus Prajitno, didampingi oleh stafnya, Novan Halim.
Tak hanya meraih posisi kedua untuk kategori Kampanye Komunikasi Publik, UINSI Samarinda juga berhasil masuk enam besar nominasi kategori Media Audiovisual, menandai kiprahnya yang semakin diakui dalam inovasi dan kreativitas komunikasi publik di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan bahwa AMH 2025 diikuti oleh 350 perwakilan humas dari berbagai instansi pemerintah, kementerian, dan lembaga di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 191 instansi mendaftar, dan 154 di antaranya lolos verifikasi dan kurasi penilaian.
“Melalui ajang ini, kita membangun jejaring komunikasi publik yang efektif dan efisien. Setiap kategori penghargaan merupakan refleksi dari kerja nyata humas pemerintah dalam menyampaikan informasi publik secara strategis,” ujar Fifi.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Mutya Hafid menekankan peran humas sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik.
“Humas bukan sekadar pelengkap birokrasi, melainkan jembatan antara negara dan rakyat. Kreativitas humas adalah kunci menghadapi tantangan disinformasi dan hoaks di era digital,” tegasnya.
Dengan mengusung tema “Kolaborasi Humas Satu Suara untuk Indonesia Maju,” AMH 2025 menjadi momentum memperkuat sinergi, inovasi, dan literasi komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi.
Dalam kategori Kampanye Komunikasi Publik, Humas UINSI Samarinda mengangkat subtema “Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan: Penguatan UMKM”.
Tim Humas merancang strategi komunikasi melalui kampanye digital bertajuk #HalalBersamaUINSI yang dilaksanakan sepanjang Juli–September 2025.
Kampanye ini berfokus pada edukasi masyarakat mengenai kebijakan sertifikasi halal serta memperkenalkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UINSI Samarinda sebagai mitra strategis dalam penguatan UMKM di Kaltim.
Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju Launching LPH UINSI pada 24 September 2025.
Penilaian pada kategori ini meliputi tiga tahap utama perencanaan, implementasi, dan evaluasi serta mempertimbangkan aspek analisis, ketepatan identifikasi masalah komunikasi, strategi dan taktik penyampaian pesan, hingga kreativitas dan efektivitas hasil kampanye.
Untuk kategori Media Audiovisual, Humas UINSI Samarinda menampilkan karya dengan subtema “Peningkatan SDM Berkualitas: Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Pemuda.”
Melalui video profil Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) UINSI Samarinda, tim Humas menyoroti komitmen kampus dalam membangun lingkungan pendidikan yang adil, inklusif, dan memberdayakan semua pihak.
Karya audiovisual ini menjadi representasi nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi UINSI, bahwa peningkatan kualitas SDM tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari keberanian menghargai, melindungi, dan memberi ruang bagi semua individu untuk tumbuh bersama.
Aspek penilaian meliputi kreativitas dan keunikan konten, teknik pengambilan gambar, kualitas audio dan grafis, relevansi informasi, serta konsistensi publikasi di kanal digital.
Nisa Rahmawati, selaku Pranata Humas Ahli Pertama sekaligus perancang strategi komunikasi dan penyusun konten kampanye, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, UINSI Samarinda menjadi satu-satunya PTKIN yang berhasil masuk enam besar di dua kategori. Bisa sejajar dengan perguruan tinggi besar nasional adalah pencapaian luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, tugas humas tidak hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga menyampaikan nilai dan semangat kampus melalui karya yang bermakna.
“Setiap karya kami adalah hasil kolaborasi antara data, makna, dan rasa. Kami bersyukur upaya itu mendapat apresiasi di tingkat nasional,” tambahnya.
Senada, Muhammad Alfi Hidayat, videografer tim Humas UINSI, menuturkan bahwa proses kreatif yang dijalankan penuh tantangan namun juga menyenangkan.
“Kami ingin menampilkan semangat inovasi dan kolaborasi dari kampus. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang berdampak,” katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Agus Prajitno menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh tim Humas atas dedikasi mereka.
“Prestasi ini adalah bukti nyata semangat kami untuk terus berkarya dan mengembangkan komunikasi publik yang informatif, inspiratif, serta berdaya saing.
Humas UINSI Samarinda akan terus beradaptasi dengan semangat digitalisasi yang inklusif dan memberdayakan,” tuturnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, terutama Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) LP2M UINSI Samarinda, yang turut memberikan data dan materi substansi dalam penyusunan konten kompetisi.
“Yakinlah, Allah tidak pernah tidur. Ia selalu mencintai hamba yang terus bergerak, beramal, dan memberikan manfaat bagi lembaga, negara, dan umat. Teruslah berkarya, bukan sekadar baik, tapi berikan yang terbaik,” pungkasnya.
Editor: Erwin