Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaeni mengatakan pihaknya menggelar sosialisasi bersama orang tua siswa kelas tujuh terkait penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten (BOSKab) yang difokuskan untuk pengadaan perlengkapan sekolah gratis berupa seragam dan alat tulis.
“Jadi hari ini kami mengundang orang tua siswa kelas tujuh. Ini dalam rangka untuk memberikan sosialisasi terkait dengan bantuan perlengkapan sekolah,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang telah dilaunching oleh Bupati Kutai Kartanegara minggu lalu, di mana dana bantuan juga sudah masuk ke rekening sekolah.
Imam menuturkan, sebelumnya koperasi sekolah sempat membantu penyediaan perlengkapan seragam bagi siswa karena dana BOSKab belum cair.
“Yang awalnya kemarin kan sudah dibantu oleh koperasi untuk perlengkapan sekolah itu, karena dana seragamnya belum cair, jadi dipinjamkan oleh koperasi,” katanya.
Ia menjelaskan, total penerima bantuan di SMPN 1 Tenggarong sebanyak 318 siswa kelas 7, namun realisasi dana saat ini baru mencakup 317 siswa.
“Ada satu orang siswa yang tidak ter-cover, sehingga satu orang itu kami ambilkan dari dana BOSKab sekolah, tidak diminta ke orang tua,” terangnya.
Total dana bantuan yang diterima sekolah sebesar Rp507 juta dari total Rp576 juta setelah dipotong pajak 11 persen. Setiap siswa menerima bantuan senilai Rp1,6 juta dalam bentuk perlengkapan sekolah gratis, berupa seragam lengkap untuk lima hari sekolah dan alat tulis (ATK).
Imam memastikan seluruh proses penyaluran akan dilakukan secara bertahap. “Insyaallah dalam satu minggu ini, karena minggu depan kami juga sudah harus meng-SPJ-kan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua siswa yang merespons positif kebijakan ini. “Harapan kami melalui pertemuan ini ada kesepahaman. Orang tua juga tidak bingung lagi, dan kami pun lebih mudah untuk menyelesaikan semuanya tanpa ada perselisihan,” tutupnya.
Salah satu orang tua siswa, Putri, turut menyampaikan apresiasinya terhadap program bantuan tersebut. Ia menilai penyaluran BOSKab berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini. Semua berjalan baik-baik saja, tidak ada ketimpangan. Program ini benar-benar membantu kami dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak,” ungkapnya.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut setiap tahun agar semakin banyak siswa yang merasakan manfaatnya.
“Bantuan seperti ini sangat meringankan beban orang tua, apalagi di awal tahun ajaran baru. Kami berharap ke depan tetap ada program seperti ini,” tutupnya.
Editor: Erwin