Penetapan ini merupakan bagian dari program nasional dalam menyiapkan talenta unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pelaksana Tugas Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adnyani mengatakan pihaknya kini tengah mematangkan berbagai persiapan jelang pengenalan program dan kedatangan pejabat dari kementerian yang dijadwalkan berlangsung, Rabu, (8/10/2025).
“Persiapannya mencakup penataan logistik, ruang tamu, serta area pameran riset siswa. Kami juga menyiapkan booth hasil riset, testimoni guru, dan penyambutan tamu dari kementerian serta pejabat daerah,” ujar Ni Made, Senin (6/10).
Lanjutnya, SMAN 10 Samarinda terpilih karena capaian akademik dan rekam jejak prestasi yang menonjol di Kalimantan Timur (Kaltim). Berdasarkan data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekolah ini dinilai mumpuni dalam menjalankan program Garuda Transformasi.
Bahkan selama sepuluh tahun terakhir, siswa SMA Negeri 10 juga tercatat paling banyak melanjutkan studi ke luar negeri.
“Karena itu, kami dipercaya menjadi sekolah unggulan nasional yang diharapkan melahirkan generasi berkarakter dan berdaya saing,” jelasnya.
Sementara itu, Person in Charge (PIC) atau Penanggung Jawab Sekolah Garuda SMA Negeri 10 Samarinda, Abd Rais Thamrin menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peran sekolah sebagai bagian dari program strategis nasional.
“Agendanya mirip grand launching, tapi lebih difokuskan pada pengenalan Sekolah Garuda Transformasi,” kata Rais.
Ia menuturkan, acara nantinya akan dihadiri pejabat pusat, termasuk kemungkinan kedatangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan menteri, testimoni guru dan siswa, serta peninjauan langsung ke lingkungan sekolah.
Kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa, meski sebagian diarahkan untuk mendukung acara. Selain itu, SMAN 10 juga telah menyiapkan langkah strategis seperti pembentukan Tim Sekolah Unggulan Garuda Transformasi yang bertugas mengawasi dan mengoordinasikan pelaksanaan program. Tim ini terdiri dari guru dan tenaga pendidik berkompetensi tinggi.
Sekolah juga melakukan pemetaan kebutuhan sumber daya dan pembinaan mandiri bagi guru untuk memastikan kemampuan mengajar sesuai standar Sekolah Garuda.
Langkah ini diharapkan memperkuat kapasitas sekolah dalam melahirkan lulusan unggul, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberi kesan baik. Semoga SMAN 10 bisa menjadi pionir pendidikan unggul di Kaltim,” pungkasnya.
Editor: Erwin