Andi Harun meninjau sekolah tersebut yang sudah mulai difungsikan meski beberapa bagian masih memerlukan pembenahan teknis, bersama Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Asli Nuryadin.
“Ada hal-hal bersifat minor yang disempurnakan dalam sisa kontrak atau masa pemeliharaan tapi sifatnya sangat minor. Secara umum, saya beri nilai 9,7,” ujar Andi Harun kepada Korankaltim.com disela peninjauan.
Beberapa bagian yang masih perlu dirapikan meliputi bekas cat di dinding, penataan parkir, taman hingga paving block yang belum tertata rapi.
Meski belum diresmikan, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Terpadu sudah berjalan, baik SD, SMP hingga SMA.
Pada peninjauan tersebut Andi Harun juga memberi arahan untuk menggelar evaluasi lanjutan terhadap progres pekerjaan, termasuk kemungkinan tambahan kebutuhan yang belum diperhitungkan sejak awal.
“Saya minta kepala sekolah dan para guru menjaga nilai-nilai yang membentuk karakter anak, bukan hanya unggul secara akademik, tapi juga berbudi pekerti dan berakhlak baik,” papar Andi Harun.
Karena itu semua tenaga pendidik harus hadir sebagai teladan. Interaksi sehari-hari dengan pelajar harus menjadi ruang untuk menunjukkan sikap yang pantas dicontoh. Terlebih lagi, kawasan ini memang dirancang sebagai lingkungan pendidikan bertaraf global.
“Setiap hari harus memberi contoh, jangan sampai mereka melihat sikap yang tidak patut dari lingkungan sekolah ini,” tegas Andi Harun.
Editor: Aspian Nur