Gerakan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yang bertujuan menguatkan peran ayah dalam pengasuhan anak.
Dalam imbauan tersebut, seluruh ayah atau wali murid diajak untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama, yaitu Senin, 14 Juli 2025 pukul 07.30 WITA di sekolah masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen emosional antara ayah dan anak, tetapi juga menjadi simbol keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Gerakan ini tidak hanya berdampak pada anak secara emosional dan psikologis, tetapi juga menjadi simbol keterlibatan aktif seorang ayah dalam kehidupan sehari-hari dalam pengasuhan anak,” jelas Sekda Kukar, Sunggono dalam edaran tersebut.
Partisipasi aktif juga diharapkan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki yang memiliki anak usia sekolah. Mengimbau agar dokumentasi kegiatan, baik berupa foto, video, maupun testimoni, dibagikan melalui media sosial dan kanal resmi organisasi masing-masing.
Dengan keterlibatan langsung ayah, Pemkab Kukar berharap fondasi keluarga akan semakin kokoh. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah diyakini dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, menguatkan ikatan emosional, dan menciptakan kenangan positif yang berdampak panjang terhadap perkembangan mental anak.
GATI menjadi upaya nyata pemerintah dalam mengubah pola pikir tradisional yang menempatkan peran pengasuhan hanya pada ibu. Lewat gerakan ini, sekaligus menjadi pengingat ayah memiliki peran yang sama pentingnya dalam mendampingi anak menuju masa depan yang cerah.
“Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya besar kita dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi emas untuk Indonesia Maju,” pungkasnya.
Editor: Erwin