"Fasilitas di sekolah kami akan menampung siswa-siswi kurang mampu serta civitas sekolah yang direkrut oleh Kementerian Sosial," kata Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahrudin melansir dari antaranewskaltim.com Jumat (11/7/2025) hari ini.
Pihak SMAN 16 Samarinda selaku tuan rumah mendukung rintisan Sekolah Rakyat yang ini bakal beroperasi di lokasinya.
"Bangunan asrama, kelas, hingga ruang operasional lainnya sudah siap sepenuhnya dengan total 60 kamar," sebut Rozak lagi.
Kalau setiap kamar diisi tiga siswa, asrama mampu menampung 180 orang. Apabila diisi empat siswa per kamar, kapasitasnya bisa mencapai 240 orang.
"Hasil koordinasi dari tim Kementerian Sosial, mereka hanya akan menerima tiga rombongan belajar, yang satu kelas berisi 25 siswa, totalnya hanya 75 siswa. Jadi, ruang yang tersedia sangat longgar meski ditambah peruntukan asrama bagi para civitas sekolah," paparnya
Selain asrama, SMAN 16 Samarinda juga menyediakan ruang belajar yang memadai dan siap mengakomodasi kebutuhan pembelajaran. Fasilitas pendukung lainnya seperti laboratorium komputer dan IPA, serta lapangan olahraga juga dapat digunakan dengan sistem kerja sama jadwal.
"Untuk asrama, kami tidak akan menggunakan sedikit pun dan mempersilakan Sekolah Rakyat untuk memanfaatkannya secara penuh," ucapnya.
Mengenai daya listrik tidak ada kendala. Asrama Sekolah Rakyat di sekolah tersebut memiliki meteran listrik sendiri dengan kapasitas 33.000 watt, terpisah dari listrik utama sekolah yang total daya mencapai 150.000 watt.
Editor: Aspian Nur