Total 1.158 lulusan resmi dilepas oleh Unmul, terdiri dari jenjang D3, S1, Profesi, S2, Spesialis, hingga S3. Rektor Unmul, Abdunnur, mengingatkan bahwa keberhasilan akademik bukanlah akhir, melainkan titik awal perjuangan membangun masa depan.
“Kami bangga melepas para lulusan yang siap bersaing dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Tapi tantangan ke depan jauh lebih kompleks dari ruang kuliah,” kata Abdunnur.
Unmul akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat jaringan kerja sama dengan dunia industri dan lembaga profesi, demi memastikan lulusan tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global.
Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan bahwa lulusan perguruan tinggi kian dituntut menguasai keterampilan lintas bidang, kemampuan komunikasi, serta integritas. Rektor Abdunnur mengingatkan pentingnya karakter lulusan yang tangguh, jujur, dan inovatif.
“Jangan puas hanya dengan gelar. Dunia di luar jauh lebih menantang, dan keberhasilan ditentukan oleh konsistensi, etika kerja, serta kemampuan beradaptasi,” tambahnya.
Di tengah transformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan dan kerja, wisuda kali ini menjadi cermin penting bagi Unmul untuk terus mengevaluasi kurikulum dan metode pembelajaran. Harapannya, lulusan tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi pencipta solusi di berbagai sektor pembangunan.
Dengan lebih dari seribu lulusan baru yang dilepas ke masyarakat, Universitas Mulawarman kembali memikul tanggung jawab besar: menjaga kualitas alumninya agar tetap relevan, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. (*/kk)