Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Disdikbud Samarinda, Barlin Kesuma mengatakan bahwa kegiatan ini adalah pemilihan rolemodel bagi para generasi muda.
Terlebih saat ini ia menilai jika masuknya budaya dari luar akan memengaruhi keistimewaan masyarakat lokal.
“Kita ingin menciptakan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kebudayaan kita, dan akan menjadi etalase bagi kebudayaan kita di masa yang akan datang,” paparnya.
Lanjutnya, proses untuk mendaftar sebagai calon Duta Budaya cukup panjang. Dimulai dari pendaftaran secara online, kemudian peserta harus memenuhi sejumlah kriteria, salah satunya berusia antara 18 hingga 23 tahun.
“Tinggi badan juga kita naikin menjadi 170 cm dan perempuan menjadi 165 cm dan mereka harus bisa menunjukkan prestasi terkait kebudayaan,” terangnya.
Prestasi terkait kebudayaan tersebut bisa berupa sebuah karya atau pada saat di sekolah pernah mengikuti sebuah lomba kebudayaan yang menjadi poin untuk memenuhi kriteria.
Adapun serangkaian kegiatan menjelang pemilihan Kanda dan Dinda Duta Budaya Samarinda dimulai sejak tanggal 18-26 April 2025. Mulai dari pengumuman pemilihan Duta Budaya, Technical Meeting, Makeover Finalis, Karantina yang dilaksanakan dari tanggal 21-23 April, kemudian dilanjutkan dengan unjuk bakat pada 24-25 April dan Grand Final di tanggal 26 April.
“Karantina ini nanti akan dilaksanakan di Kantor Disdikbud Samarinda, kemudian unjuk bakat akan dilakukan di Mall City Centrum, dan Grand Final nya akan digelar di Gedung Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim,” ungkapnya.
Kendati demikian, ia berharap kegiatan yang sedang berlangsung ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat kepada Kota Samarinda terkait kebudayaan.
Editor: Erwin