Rencana evaluasi ini tentunya disambut baik oleh Dewan Pendidikan Kaltim. Seperti yang disampaikan oleh Penasehat Dewan Pendidikan Kaltim, Musyahrim, dirinya sangat bersyukur karena Menteri Pendidikan dasar menengah itu terpisah dengan Pendidikan Tinggi.
"Sehingga mereka fokus bekerja, sebab pendidikan dasar ini menjadi penjamin dalam dunia pendidikan kedepannya," ujar Musyahrim saat dihubungi Korankaltim.com, Jumat (25/10/2024).
Menurutnya Kurikulum Merdeka Belajar yang sudah berjalan selama ini lalu adanya gagasan Menteri sekarang untuk melakukan evaluasi sangat tepat.
"Karena dengan mengembalikan posisi peran guru sebagai seorang pengajar tanpa dibebani administrasi yang sangat padat sehingga berdampak pada tidak fokusnya peran guru dalam mengajar," ucapnya.
Selain itu dengan sistem evaluasi, menurutnya, sangat tepat karena sistem yang berjalan sekarang mulai dari tidak adanya ujian kenaikan kelas serta ujian kelulusan berimbas pada bagaimana cara para pengajar mengukur kemampuan siswa di sekolah.
"Kan tidak mungkin, memang orang itu berbeda-beda dalam proses belajar untuk mengetahui serapan tingkat kemampuan capaian anak harus di ukur," tegasnya.
Melalui sistem ini pastinya berdampak pada bagaimana para pengajar ataupun pendidik memberikan perhatian yang serius kepada siswa.
"Bukan seperti sekarang diberikan kebebasan, dan ini yang sangat asal. Jadi kembali, kalau menteri ingin mengevaluasi sistem tersebut menurut saya tepat sekali," ucapnya.
Editor: Supiansyah