Acara ini digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan dengan tema Mewujudkan Pendidikan Non Formal (PNF) Setara dan Berdaya Untuk Indonesia Maju.
Asisten Administrasi Umum Pemkot Balikpapan Andi Sri Juliarty saat memberikan sambutan pada acara ini mengatakan, PNF menjadi upaya mewujudkan kesetaraan Pendidikan. PNF juga bisa mendapat akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat baik yang terkendala batasan usia dan sosial ekonomi dalam mengejar pendidikan normal.
"Di era digital yang terus berkembang, PNF harus mampu beradaptasi dan bertransformasi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas. Dan Pemkot Balikpapan berkomitmen mewujudkan pendidikan non formal yang setara dan berdaya guna," kata Sri Juliarty.
Kepala Disdikbud Balikpapan Irvan Taufik menambahkan, Pemkot ikut berperan dalam mendukung pendidikan di Kota Beriman, dibuktikan dengan bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah untuk pelajar PAUD, TK, SD dan SMP tak terkecuali pendidikan PNF.
PNF diperuntukan anak usia sekolah, bagi mereka yang belum bisa masuk sekolah di Balikpapan terdapat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di 5 kecamatan.
"Jumlah siswa seluruhnya 5.500 orang, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA dan semuanya dapat seragam. Bagi anak-anak yang masuk SKB untuk tidak berkecil hati karena masih setara dengan satuan pendidikan dasar lainnya termasuk melihat dari bakat dan akademik anak ini agar bisa tersalurkan dan dikembangkan,” tutup Irvan.
Editor: Aspian Nur