Persaingan ketat terjadi karena jumlah pendaftar melebihi daya tampung sekolah. “Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 749 orang, sedangkan yang diterima hanya 384 orang,” kata Kepala Smanda Tenggarong Suja’i kepada Korankaltim.com, Kamis (4/7/2024) hari ini.
Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) tahun ini Smanda masih menggunakan sistem jalur yakni zona prestasi 25 persen, afirmasi 20 persen, perpindahan 5 persen dan prioritas 10 persen dengan jumlah total sebanyak 130 siswa. Sementara jalur zonasi umum secara online sebanyak 40 persen dengan jumlah total 254 orang.
Jai, sapaan akrab Suja’I, sangat bersyukur PPBD di SMAN 2 Tenggarong mulai dari masa pendaftaran, pengumuman hingga daftar ulang berjalan lancar. “Di hari pertama jaringan sempat gangguan tetapi setelah itu lancar. Kami juga menyiapkan tim pemandu di sekolah bagi calon siswa yang kesulitan melakukan input data secara online,” sebut Jai.
Animo calon siswa untuk mendaftar pada PPDB jalur reguler tahun ini cukup tinggi, sehingga terjadi persaingan ketat. “Bagi mereka yang tidak lolos disarankan mencari seolah lain agar tidak putus sekolah. Daya tampung sekolah kami sudah memenuhi kapasitas,” ungkapnya.
Setiap tahun Smanda Tenggarong selalu menjadi incaran para siswa di Kutai Kartanegara khususnya Kota Raja. Dalam empat tahun terakhir, jumlah siswa yang mendaftar terus bertambah. “Bahkan tahun ini yang mendaftar sebanyak 749 orang, sedangkan yang bisa diterima hanya 384 orang terdiri dari 12 rombel dengan 32 siswa,” paparnya.
Hari petama masuk sekolah akan dimulai 15 Juli, pengenalan lingkungan sekolah 15-17 Juli dan hari pertama kegiatan belajar mengajar pada 18 Juli.
Editor: Aspian Nur