Kepala SDN 021, Jurita mengatakan, gelar karya ini merupakan wujud pemahaman dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pembelajaran Terpadu Intra Bidang Studi.
“Jadi kegiatan yang dilakukan itu bukan hanya pentas seni di halaman sekolah, tetapi juga implementasi mata pelajaran melalui karya yang ada di kelas,” ungkapnya, saat dikonfirmasi Korankaltim.com.
Jurita menyampaikan, saat ini perkembangan murid di SDN 021 Sungai Kunjang sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari berbagai kreativitas yang ditampilkan berupa karya seni maupun karya hasil dari buah tangan peserta didik.

“Walaupun mereka masih kelas I tapi sudah sangat kreatif, sudah bisa menciptakan hasil-hasil yang menarik seperti membuat miniatur kota Samarinda dengan stik es krim,” ucapnya.
Pada pergelaran pentas seni ini, murid dari kelas IV hingga kelas VI juga menampilkan beberapa penampilan menarik seperti tarian dan berbagai kesenian lainnya. Jurita mengungkapkan, dalam satu tahun ada dua tema yang dipilih pihak sekolah yaitu kewirausahaan dan gaya hidup berkelanjutan. Sehingga setiap karya yang ditampilkan pada momentum ini memiliki kesinambungan dengan dua tema P5 yang dipilih oleh sekolah.
“Setiap karya ini harus sesuai dengan tema yang sekolah pilih, semester I itu kewirausahaan dan semester II itu tema tentang gaya hidup berkelanjutan,” tuturnya.
Sebagai informasi, setiap karya yang dibuat oleh murid yang dipajang disetiap kelas merupakan hasil dari belajar dan berkarya murid bersama wali kelas. Dalam setiap mata pelajaran memiliki hasil karya yang dibuat. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjalankan amanat dari Kurikulum Merdeka.
“Kalau yang dipajang di setiap kelas itu hasil dari mereka belajar selama satu tahun, jadi setiap mata pelajaran itu ada hasil karyanya,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z